Prof Muammar Pimpin Shalat Hajat dan Zikir Jelang Pemilu di Masjid 99 Kubah

Makassar muisulsel.or.id – Sekertaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel Prof Dr KH Muammar Bakry Lc M Ag memimpin shalat hajat dan zikir di acara “Zikir dan Doa Kebangsaan Menjelang Pemilu 2024” yang diselenggarakan oleh Pemprov Sulsel bekerjasama dengan Polda dan Kanwil di Masjid 99 Kubah Makassar pada Senin, 12 Februari 2024.

Memakai jas putih dan kopiah hitam Prof Muammar memimpin sholat hajat dilanjutkan dengan zikir bersama.

Sebelum memulai shalat hajat Prof Muammar memberi panduan atau tata cara pelaksanaan shalat hajat kepada seluruh jamaah yang hadir.

Prof Muammar menjelaskan pengertian shalat hajat dan berapa jumlah rakaatnya. “Shalat hajat bisa dilakukan maksimal 12 rakaat dan minimal 2 rakaat. Shalat hajat artinya shalat yang didasari karena kebutuhan dan pengharapan yang besar kepada Allah swt, ” jelasnya.

Lanjutnya meskipun lebih afdal dikerjakan di malam hari, shalat hajat juga bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun.

“Sebelum shalat hajat kita berniat dengan bacaan niat Bahasa Arab atau bisa juga Bahasa Indonesia. Di rakaat pertama setelah membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan dengan membaca surah Al-Kafirun sebanyak 3 kali atau bisa juga ayat kursi. Dan di rakaat kedua membaca surah Al-Fatihah dan surah Al-Ikhlas sebanyak 3 kali kemudian dilanjutkan dengan shalawat dan baca doa, ” kata Prof Muammar.

Usai memimpin shalat Prof Muammar bergabung bersama Kanwil Provinsi Sulsel untuk memimpin zikir dan doa.

Acara zikir dan doa jelang Pemilu ini juga dihadiri oleh Ketua Umum MUI Sulsel Prof Dr KH Nadjamuddin Abd Safa Lc MA.

Usai shalat hajat jamaah mendengar ceramah yang disampaikan oleh Ustad Das’at Latif.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan Pemilu damai dengan diiringi doa.

“Ini sengaja digelar untuk bermunajat dan bermohon kepada Allah agar kondusifitas pesta demokrasi 2024 terwujud di provinsi berpenduduk 9 juta jiwa ini,” katanya saat beri sambutan.

Andi Rian berharap semangat kebersamaan dalam mewujudkan Pemilu aman dan damai terus ditekankan untuk merawat kebhinekaan.

“Dengan adanya zikir dan doa kebangsaan ini, kita berharap masyarakat dapat menjaga kerukunan bersama agar pesta demokrasi dapat berjalan lancar dan aman,” ujarnya.

Di akhir kesempatan, Andi Rian berharap agar momentum Pemilu 2024 dapat dijadikan sebagai ajang untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan.

Turut hadir PJ Gubernur Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin, Kakanwil Sulsel, Ketua DPRD ,Ketua KPU, Ketua Bawaslu dan Walikota Makassar.

Irfan Suba Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.