Makassar muisulsel.or.id – Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel Prof Dr HM Arfin Hamid SH MH menghadiri Rapat Koordinasi Anugrah Adinata Syariah di Ruang Rapat Gubernur Sulsel pada Rabu (24/1/ 2024).
Dalam penyampaiannya Prof Arfin berharap pengembangan ekonomi syariah terutama literasi dan praktek ekonomi syariah yang menurutnya masi kurang di Sulsel.
“Kami di MUI Pernah cari ahli ekonomi syariah atau pelaku usaha syariah tapi sampe hari ini belum ada satupun yang datang. Ini menunjukkan bahwa di Sulsel masi kurang literasi syariahnya, ” ungkapnya.
Prof Arfin juga berharap Anugrah Adinata Syariah tak hanya di pemerintahan saja tapi juga di lembaga lain yang aktif melakukan literasi ekonomi syariah misalnya di MUI dan lembaga lainya.
Ia juga menyampaikan dukungannya terhadap upaya pencapaian Anugrah Adinata Syariah 2024 yang dilakukan oleh Pemprov Sulsel.
“MUI Sulsel juga terus melakukan literasi syariah seperti yang dilakukan Desember 2023 lalu yakni melakukan seminar literasi syariah bagi pelaku usaha, ” katanya.
Rapat dipimpin oleh Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Ichsan Mustari.
Ichsan Mustari memaparkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) berhasil mendapat lima juara sekaligus dari 10 kategori dalam ajang penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2023.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin selaku Ketua Harian KNEKS di Kantor Pusat Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat, 26 Mei 2023.
Lanjutnya, Anugerah Adinata Syariah ini adalah apresiasi kepada pemerintah daerah yang berinisiatif mengembangkan potensi ekonomi syariah di daerahnya. Penghargaan diberikan oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).
Kategorinya meliputi ekosistem ekonomi syariah yaitu keuangan syariah, industri halal, keuangan sosial syariah, keuangan mikro syariah, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi pesantren, ekonomi hijau dan berkelanjutan, pengembangan ekonomi syariah di daerah, zona KHAS (kuliner halal, aman, dan sehat), inkubasi usaha syariah, serta pada kategori program inovasi sektor ekonomi syariah, jelas Ichsan.
Adapun dalam rapat koordinasi ini Ichsan berharap masukan dan laporan kegiatan ekonomi syariah yang dilakukan baik pemerintah atau lembaga swasta lainya.
“Kita berharap di tahun ini Sulsel tetap mempertahankan Anugrah Adinata Syariah. Tak hanya di sektor halal Industri saja tapi disektor lain juga.
“Semoga dengan adanya rapat ini diharapkan bisa menjadi motivasi untuk lebih memaksimalkan kerja dalam meraih penghargaan Adinata Syariah KDEKS 2024,” harap Ichsan.
Irfan Suba Raya
