RAMADHAN & ENOSIMANIA: Dari Ketakutan terhadap Kritik Menuju Keberanian Moral

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ada satu penyakit batin yang jarang kita sadari, tetapi diam-diam menggerogoti kedewasaan manusia. Ia tidak tampak di wajah, tidak terdengar dalam suara, tetapi terasa dalam sikap. Ia muncul ketika seseorang sulit menerima kritik, ketika nasihat terasa seperti penghinaan, dan ketika kebenaran dianggap serangan. Di zaman yang penuh kebisingan…

Baca Selengkapnya

RAMADHAN & SAFEGUARDING: Menjaga Nurani di Tengah Divergensi Moral Zaman

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ada masa ketika manusia tidak lagi kehilangan kekayaan, tetapi kehilangan arah. Ada zaman ketika kemajuan melesat tinggi, tetapi moralitas justru merosot sunyi. Di tengah gemerlap peradaban modern, manusia sering tampak cerdas dalam teknologi, namun miskin dalam nurani. Kita hidup pada zaman yang penuh konektivitas digital, tetapi justru mengalami…

Baca Selengkapnya

RAMADHAN & DIVERGENSI: Ketika Puasa Mengoreksi Arah Moral Manusia

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ada sesuatu yang ganjil dalam kehidupan manusia modern. Di bulan Ramadhan, masjid-masjid dipenuhi jamaah, ayat-ayat suci dilantunkan dengan khusyuk, doa-doa menggema di malam hari, dan tangan-tangan terangkat memohon ampunan. Namun di sisi lain, kita masih menyaksikan ironi yang mengusik hati, kejujuran yang semakin langka, empati yang menipis, dan…

Baca Selengkapnya

RAMADHAN & RESILIENSI: Mengubah Kerapuhan Menjadi Kekuatan

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Kita sering salah memahami kekuatan. Kita mengira kuat itu tak pernah goyah, tak pernah lelah, tak pernah jatuh. Padahal kekuatan sejati justru lahir dari proses jatuh dan bangkit, dari rasa kurang yang melatih cukup, dari lapar yang mengajarkan kendali. Di situlah Ramadhan menemukan maknanya yang paling dalam, bukan…

Baca Selengkapnya

Konsumsi Islami Kunci untuk Distribusi Keadilan dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

 H. Idris Parakkasi (Konsultan Ekonomi dan Keuangan Islam dan Anggota Komisi Perberdayaan Ekonomi MUI Sulsel) Makassar, muisulsel.or.id – Syariah.Di tengah geliat ekonomi modern, konsumsi sering diposisikan sebagai motor utama pertumbuhan. Semakin tinggi konsumsi masyarakat, semakin besar pula aktivitas produksi, investasi, dan perputaran ekonomi. Ekbis Syariah.Di tengah geliat ekonomi modern, konsumsi sering diposisikan sebagai motor utama…

Baca Selengkapnya

RAMADHAN & HOSTILITY: Ketika Lapar Ditahan, Tetapi Amarah Dilepaskan

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ramadhan selalu datang dengan wajah yang lembut. Ia mengetuk pintu hati manusia dengan ayat-ayat pengampunan, dengan malam-malam yang basah oleh doa, dengan siang yang hening oleh kesabaran. Ia seharusnya menjadi musim damai, di mana hati dilunakkan, lisan diperhalus, dan jiwa disucikan. Namun di tengah keheningan itu, ada ironi…

Baca Selengkapnya

Ramadhan & Anxiety Disorder: Menemukan Tuhan di Tengah Degup yang Tak Terkendali

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Tidak semua luka berdarah.Tidak semua badai terlihat dari luar.Ada kegelisahan yang tidak bersuara, tetapi bergetar pelan di dalam dada, mengganggu tidur, mengusik doa, bahkan menyelinap di sela-sela sujud. Sebagian orang tampak baik-baik saja. Ia hadir di majelis, tersenyum di hadapan kawan, bahkan aktif dalam ibadah. Namun ketika malam…

Baca Selengkapnya

Noumena dan Fenomena dalam Perspektif Ramadhan: Antara Euforia Musiman dan Kesadaran Transendental

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ramadhan selalu hadir dengan wajah yang memikat. Jalan-jalan bersinar oleh lampu hias, masjid-masjid melimpah oleh jamaah, lantunan ayat dan doa memenuhi udara. Fenomena keagamaan tampak begitu hidup, begitu indah, begitu menggetarkan. Namun di balik segala yang terlihat itu, ada satu wilayah yang lebih sunyi dan lebih dalam, noumena…

Baca Selengkapnya

RAMADHAN & DELAYED GRATIFICATION: Menunda yang Sesaat, Memetik yang Abadi

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Kita hidup di zaman yang tak sabar. Segala sesuatu ingin serba cepat, pesan dibalas seketika, keinginan dipenuhi segera, kesenangan tak boleh tertunda. Dunia mengajarkan kita untuk berkata, “Sekarang juga.” Namun Ramadhan datang dengan satu kalimat sunyi yang menantang arus itu: “Tahan.” Yakni tahan lapar, tahan haus, tahan amarah,…

Baca Selengkapnya

Ramadan: Madrasah Peradaban dari Ruang Keluarga

Fatmawati Hilal (Anggota Komisi Prempuan,Remaja dan Keluarga (KPRK) MUI Sulsel) Makassar, muisulsel.or.id – Setiap Ramadan hadir, ia tidak sekadar membawa perubahan suasana, tetapi menghadirkan undangan untuk mengubah makna hidup kita. Bulan Ramadan sering disambut dengan gegap gempita ibadah—masjid yang lebih ramai, tilawah yang lebih intens, doa yang lebih panjang dan khusyuk. Namun sesungguhnya, Ramadan bukan…

Baca Selengkapnya
Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.