Agama dan Teori Sosial: Memahami Perilaku Keagamaan pada Masyarakat

Dr. H. Muhammad Sabiq, M.Si. (Sekertaris Komisi Bidang Kajian MUI Sulsel) Agama dan masyarakat merupakan dua realitas yang tidak dapat dipisahkan. Agama tidak hanya hadir sebagai sistem keyakinan dan pedoman moral, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang memengaruhi cara manusia berpikir, bertindak, membangun hubungan, serta memahami kehidupan. Dalam kehidupan sehari-hari, agama hadir dalam praktik ibadah,…

Baca Selengkapnya

Sumpah Pemuda, dari Sulawesi Selatan Menuju Panggung Dunia

H. Rusdi Hidayat Jufri (Komisi Hubungan Luar Negeri MUI Sulsel) Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 mengajarkan kita bahwa perubahan besar sering kali lahir dari keberanian generasi muda. Ketika itu, pemuda dari berbagai daerah, termasuk Sulawesi melalui organisasi Jong Celebes, turut membangun kesadaran tentang pentingnya persatuan Indonesia. Hampir satu abad kemudian, tantangan generasi muda telah…

Baca Selengkapnya

Terbawa Arus: Jebakan Hustle Culture yang Membutakan Manusia Modern dari Rasa Bahagia

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Hustle culture adalah budaya yang mengagungkan kerja keras, kesibukan, dan pencapaian tanpa batas sebagai ukuran keberhasilan. Istirahat dianggap kemalasan, sementara terus bekerja dipandang sebagai kehebatan. Padahal, masalahnya bukan pada kerja keras, melainkan ketika ambisi menguasai kehidupan dan manusia kehilangan kemampuan menikmati hasil perjuangannya. Kita hidup dalam zaman ketika…

Baca Selengkapnya

SANTRI DI ERA DIGITAL: Penjaga Moral atau Sekadar Penonton Perubahan?

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ada yang tidak berubah dari seorang santri meskipun zaman terus berubah, yakni semangat mencari ilmu, keteguhan iman, dan harapan agar hidupnya bermanfaat bagi sesama. Namun, di tengah dunia yang bergerak cepat, sebuah pertanyaan patut direnungkan: akankah santri menjadi penjaga moral peradaban digital, atau sekadar penonton perubahan yang diciptakan…

Baca Selengkapnya

IJAZAH GIBRAN DAN TARUHAN POLITIK: Kontroversi yang Menggerus atau Mengokohkan Kekuasaan?

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin) Dalam politik, tidak semua persoalan selesai ketika putusan pengadilan dibacakan. Ada persoalan yang berakhir secara prosedural, tetapi terus bergema dalam kesadaran publik karena menyangkut kepercayaan, integritas, dan legitimasi kekuasaan. Polemik ijazah Gibran Rakabuming Raka bukan sekadar persoalan dokumen pendidikan. Di baliknya, ada pertanyaan yang lebih besar, yakni apakah kontroversi…

Baca Selengkapnya

AIR TERJUN KEHIDUPAN: Jatuh Tak Berarti Hina, Naik Tak Berarti Mulia

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Air terjun menyimpan filosofi kehidupan yang mendalam: yang turun tidak selalu hina, sebagaimana yang naik tidak selalu mulia. Air terjun tetap indah meski jatuh dari ketinggian. Ia mengalir melewati bebatuan, menghadirkan keindahan, dan memberi kehidupan. Manusia justru sering mengukur nilai diri dari jabatan, kekayaan, kecerdasan, pendidikan, popularitas, koneksi,…

Baca Selengkapnya

SIBUK: Ketika Waktu Menjadi Alasan, dan Kepentingan Menjadi Ukuran

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makasssar) Sibuk adalah bagian dari kehidupan. Namun, di balik kesibukan, sering kali tersembunyi persoalan prioritas, bukan semata-mata kekurangan waktu, melainkan kepada siapa waktu itu diberikan dan untuk apa digunakan. Kita mudah meluangkan waktu bagi mereka yang memiliki jabatan, kekuasaan, jaringan, atau keuntungan. Sebaliknya, orang yang dianggap tidak memberi manfaat…

Baca Selengkapnya

LANGIT BERASAP, PERJALANAN TERHAMBAT: Penerbangan Boleh Terlambat, Kepastian Jangan Terlewat”*

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Tidak semua perjalanan yang tertunda berarti perjalanan yang gagal. Terkadang, langkah harus dihentikan bukan karena tujuan kehilangan makna, melainkan karena keselamatan menuntut kebijaksanaan. Asap yang menghalangi penerbangan bukan sekadar persoalan jarak pandang, tetapi juga ujian kesabaran, kejernihan berpikir, dan kematangan dalam menyikapi keadaan. Di balik ruang tunggu, ada…

Baca Selengkapnya

Mungkin Bukan Dia Yang Hilang, Tapi kita Yang Diselamatkan

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ada saatnya kita begitu mencintai seseorang, memperjuangkannya dengan sungguh-sungguh, menyebut namanya dalam setiap doa, tetapi akhirnya harus menerima kenyataan: dia bukan bagian dari takdir yang Allah pilihkan untuk kita. Sakit? Tentu…..Sebab kita sering mengira, jika cinta sudah tulus, perjuangan sudah maksimal, dan doa sudah dipanjatkan setiap malam, maka…

Baca Selengkapnya
Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.