Jangan Jadikan Kesusahan Rakyat Sebagai Ladang Keuntungan

Chamdar Nur, Lc,.SH,. S.Pd. I,.M. Pd. (Anggota MUI Sul-Sel Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional) MAKASSAR – Nasihat untuk para pedagang, pengusaha, dan siapa pun yang menahan barang kebutuhan demi meraup keuntungan. Ada keuntungan yang mendatangkan keberkahan. Ada pula keuntungan yang menjadi sebab datangnya dosa. Ada rezeki yang sedikit, tetapi membawa ketenangan dan keselamatan…

Baca Selengkapnya

SENGKARUT PEMADAMAN BERGILIR: SAAT API DATANG LEBIH CEPAT DARIPADA AIR

MAKASSAR— Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Sulawesi Selatan, kembali membuka persoalan yang jauh lebih besar daripada sekadar padamnya aliran listrik. Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin bergantung pada energi, gangguan kelistrikan dapat merembet ke aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik, ketersediaan air, komunikasi hingga kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat. Persoalan tersebut karena itu…

Baca Selengkapnya

JANGAN HABISKAN HIDUP UNTUK MENANG

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) (Empat nasihat sederhana untuk berdamai dengan diri, sesama, dan kehidupan). Ada kebenaran yang tidak selalu harus dibuktikan, kesalahan yang tidak perlu dipertahankan, kelemahan yang tak perlu disembunyikan, dan luka yang tidak harus dibawa sepanjang usia. *Pertama,* jika engkau benar, jangan habiskan hidup untuk membuktikan bahwa engkau benar. Tidak…

Baca Selengkapnya

TIGA PROGRAM BESAR, SATU PERTANYAAN BESAR: Benarkah Untuk Rakyat?

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) (Menimbang Niat Baik , Efektivitas , APBN, dan Kepercayaan Publik) Tidak adil jika seluruh kebijakan pemerintah hanya dilihat dari sisi kritik. Banyak langkah Presiden Prabowo Subianto patut diapresiasi karena menyentuh langsung kehidupan rakyat, terutama di desa, pesisir, pegunungan, dan pedalaman. Pembangunan jembatan membuka jalan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan…

Baca Selengkapnya

MUKTAMAR KE-35 NU: BERGANTI NAHKODA ATAU BERUBAH ARAH?

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) (Tambakberas bukan sekadar tempat memilih pemimpin, tetapi panggung untuk menentukan masa depan NU). Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, 27–31 Agustus 2026, bukan sekadar agenda lima tahunan untuk memilih Rais Aam dan Ketua Umum PBNU. Ia adalah momentum penting untuk menentukan ke…

Baca Selengkapnya

RUPIAH BOLEH ANJLOK, TAUHID JANGAN: Kompas Muslim di Tengah Ekonomi yang Sulit

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ada kalanya persoalan ekonomi terasa jauh dari kehidupan kita. Kurs dolar, inflasi, suku bunga, cadangan devisa, dan neraca perdagangan terdengar seperti bahasa para ekonom. Tetapi ketika rupiah melemah, dampaknya segera hadir di pasar, warung, usaha kecil, biaya pendidikan, transportasi, hingga pengeluaran rumah tangga. Data Bank Indonesia menunjukkan JISDOR…

Baca Selengkapnya

MAULID DAN KERENGGANGAN SOSIAL (Menjadi Jembatan Ditengah Masyarakat Yang Terbelah)

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Maulid Rasulullah SAW. bukan sekadar mengenang kelahiran manusia agung, tetapi momentum menghidupkan kembali akhlak kenabian di tengah masyarakat yang semakin mudah terhubung, namun semakin mudah terbelah. Setelah mencintai Rasulullah SAW. sudahkah akhlaknya hadir dalam cara kita berbicara, berbeda, mengkritik, memaafkan, dan memperlakukan sesama? Rasulullah SAW. lahir di tengah…

Baca Selengkapnya

MUI dan Pemerintah: Dekat Tanpa Kehilangan Sikap

Fatmawati Hilal (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) (Refleksi Musyawarah Daerah IX MUI Sulawesi Selatan Tahun 2026) MAKASSAR – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) IX Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan pada 22–23 Agustus 2026 di Hotel Four Points by Sheraton Makassar menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi, memperkuat konsolidasi, dan merumuskan arah pengabdian MUI pada…

Baca Selengkapnya

TEGAR: Jangan Jadikan Luka Sebagai Rumah

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ada manusia yang tampak kuat bukan karena hidupnya mudah, tetapi karena setiap kali kehidupan meruntuhkannya, ia selalu menemukan alasan untuk bangkit. Ia pernah kecewa, kehilangan, dikhianati, bahkan menangis dalam diam, tetapi tidak membiarkan luka mengubahnya menjadi manusia yang kehilangan iman, akal, dan kasih. Tegar bukan berarti tidak menangis,…

Baca Selengkapnya

Keberanian Merangkul Keberagaman

KM. Tashdieq Ulil Amri Ar (Anggota PKU MUI Sulsel) Musyawarah Daerah IX MUI Sulsel kemarin berlangsung panjang, dari pagi sampai hampir tengah malam. Suasananya serius, penuh ide, dan banyak masukan kritis dari peserta. Saya ikut hadir, melihat langsung bagaimana ulama, tokoh masyarakat, dan pengurus MUI dari berbagai daerah berdebat, menyampaikan pandangan, lalu merumuskan arah kebijakan…

Baca Selengkapnya
Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.