MAKASSAR, muisulsel.or.id – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Sulawesi Selatan menggelar seleksi calon Auditor Pemeriksa Halal di Kantor LPPOM Sulsel, Sabtu (18/04). Langkah ini diambil guna merespons tingginya permintaan sertifikasi halal dari pelaku usaha di wilayah Sulawesi Selatan.
Manajer Administrasi LPPOM Sulsel, Rizkayadi, mengungkapkan bahwa antusiasme pendaftar cukup tinggi. Selama masa pendaftaran, puluhan calon auditor dengan berbagai latar belakang pendidikan telah mengirimkan lamaran, baik melalui jalur daring (online) maupun luring (offline).
“Berdasarkan hasil rapat Dewan Pelaksana LPPOM Sulsel, terpilih tujuh pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi. Hari ini, mereka melanjutkan ke tahap kedua yang meliputi tes tertulis (pilihan ganda dan esai) serta tes wawancara,” jelas Rizkayadi.
Tes wawancara dilakukan langsung oleh Direktur LPPOM Sulsel, Achmad Juwaeni. Ia menekankan bahwa proses ini sangat krusial untuk memetakan kualitas sumber daya manusia yang akan terjun ke lapangan.

“Wawancara ini bertujuan untuk melihat secara mendalam sudut pandang serta persepsi para calon auditor terhadap integritas dan sistem jaminan halal. Hasil dari rangkaian tes ini akan kami laporkan kepada Dewan Pembina MUI Sulsel dan selanjutnya diteruskan ke LPPOM Pusat,” ujar Achmad Juwaeni.
Tahap akhir seleksi akan ditentukan oleh LPPOM Pusat. Hingga saat ini, kami masih menunggu instruksi lebih lanjut mengenai teknis ujian akhir, apakah akan dilaksanakan secara daring atau tatap muka.
Di Tempat Terpisah, Pembina LPPOM Sulsel, Prof. Dr. KH. Muammar Bakry menegaskan bahwa penambahan auditor baru merupakan kebutuhan mendesak untuk menjaga kualitas pelayanan. Dengan meningkatnya kesadaran pelaku usaha untuk mendapatkan sertifikat halal, LPPOM berkomitmen memberikan layanan yang maksimal dan profesional.
“Kami sangat membutuhkan tambahan auditor yang kompeten di bidangnya. Tahun ini, LPPOM Sulsel menargetkan sedikitnya 400 pelaku usaha berhasil mendapatkan sertifikat halal,” ungkap Prof. Muammar Bakry.
Sebagai upaya mendukung target tersebut, LPPOM Sulsel mengusung slogan baru di tahun 2026, yaitu: “Layanan Cepat, Harga Terjangkau, dan Mudah”. Penambahan personel auditor diharapkan menjadi motor penggerak untuk mewujudkan proses sertifikasi yang lebih efisien tanpa mengurangi ketelitian pemeriksaan syariat dan sains.
