Mappatoppo/Mappatompo: Menyematkan Kemuliaan, Meneguhkan Akhlak Haji

Fatmawati Hilal ( Pengurus Komisi PRK MUI Sulsel ) Mekkah, muisulsel.or.id – Siang itu, selepas Jumat, 29 Mei 2026, suasana hotel tempat jamaah beristirahat terasa berbeda dari hari-hari sebelumnya. Lorong hotel yang biasanya ramai oleh langkah-langkah jamaah kini berubah menjadi ruang penuh kehangatan dan haru. Wajah-wajah yang sebelumnya letih oleh panjangnya rangkaian ibadah haji tampak…

Baca Selengkapnya

Kontribusi Hari Tasyrik Dewasa Ini dalam Perspektif Fikih Kontemporer: Kajian Syariat, Sosial, Spiritual, dan Peradaban Islam Modern

Dr.KH.Syamsul Bahri Abd.Hamid, Lc., M.A. (Sekertaris Komisi Fatwa MUI Sulsel) Makassar,muisulsel.or.id – الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد. Hari-hari Tasyrik merupakan bagian penting dari syariat Islam yang sering kali dipahami hanya sebatas hari makan dan minum setelah Iduladha. Padahal dalam perspektif fikih Islam, Hari Tasyrik mengandung…

Baca Selengkapnya

SILATURRAHIM DAN SILATUL HASAD: Saat Ukhuwah Dikalahkan Ego

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ada manusia yang tidak mampu melihat orang lain berkumpul dengan bahagia tanpa merasa gelisah dalam dadanya. Ada yang tidak tahan menyaksikan persaudaraan tumbuh, lalu diam-diam berusaha memecahnya dengan ego, prasangka, dan ambisi tersembunyi. Ada pula yang lebih sibuk membangun “pertemuan tandingan” daripada membangun ketulusan persaudaraan. Mereka hadir bukan…

Baca Selengkapnya

Air Mata Taubat UPG 5 di Arafah

Fatmawati Hilal (Pengurus Komisi PRK MUI Sulsel/Jamaah Haji Kloter UPG 5) Mekkah, muisulsel.or.id – Padang Arafah menjadi saksi lautan air mata taubat jamaah Kloter UPG 5 dalam pelaksanaan puncak ibadah haji, wukuf di Arafah. Sejak khutbah dimulai hingga zikir dan doa dipanjatkan, suasana haru menyelimuti seluruh tenda wukuf. Isak tangis jamaah bersahut-sahutan, mengalun bersama lantunan…

Baca Selengkapnya

Manfaat Idul Adha bagi Setiap Muslim: Kajian Fikih, Spiritual, Sosial, dan Pendidikan dalam Syariat Islam

Dr. KH. Syamsul Bahri Abd. Hamid, Lc., M.A. Makassar,muisulsel.or.id – الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد. Syariat Idul Adha menghidupkan kembali jejak penghambaan Nabi Ibrahim عليه السلام dan Nabi Ismail عليه السلام dalam ketundukan total kepada Allah Swt. Oleh karena itu, Iduladha mengandung manfaat besar bagi…

Baca Selengkapnya

Idul Qurban, Pendidikan Keikhlasan dan Jejak Spiritual Wukuf di Arafah

Fatmawati Hilal (Guru Besar UIN Alauddin Makassar/Jemaah Haji Kloter UPG 5) Mekkah,muisulsel.or.id – Ketika gema takbir, tahmid, dan tahlil berkumandang di bulan Zulhijjah, saat itulah umat Islam merayakan Idul Qurban, sebuah momentum agung yang tidak sekadar penyembelihan hewan, tetapi juga madrasah ruhani yang mendidik manusia tentang keikhlasan, pengorbanan, tauhid, dan kepatuhan total kepada Allah SWT….

Baca Selengkapnya

Mengupas Esensi Cinta dan Takwa di Balik Qurban

Chamdar Nur, Lc,.SH,. S.Pd. I,.M. Pd. (Anggota MUI Sul-Sel Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional) Makassar,muisulsel.or.id – Berkurban di Hari Raya Idul Adha bukan sekadar rutinitas tahunan atau ritual keagamaan tanpa makna. Lebih dari itu, ibadah qurban menyimpan banyak pelajaran hidup yang luar biasa, salah satunya adalah dampak sosialnya yang sangat luas bagi masyarakat….

Baca Selengkapnya

Peran Mubalig, Pengurus Masjid, dan Remaja Masjid dalam Mengatasi Kenakalan Remaja

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Makassar, muisulsel.or.id – Ada kegelisahan yang perlahan tumbuh di tengah masyarakat hari ini. Malam tidak lagi selalu menghadirkan ketenangan, tetapi kadang melahirkan kecemasan. Jalan-jalan yang seharusnya menjadi ruang kehidupan berubah menjadi arena kekerasan, tawuran, gengsi kelompok, penyalahgunaan narkoba, balapan liar, hingga perilaku destruktif yang meresahkan masyarakat. Yang lebih…

Baca Selengkapnya

Darurat Jalanan: Ketika Begal Mengoyak Rasa Aman dan Melukai Masa Depan

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ada masa ketika jalanan menghadirkan ketenangan. Lampu-lampu malam menjadi teman perjalanan, dan langkah kaki terasa biasa tanpa dibayangi rasa takut. Namun hari ini, sebagian jalan berubah menjadi ruang kecemasan. Malam yang seharusnya menjadi waktu istirahat justru menghadirkan kegelisahan. Banyak orang keluar rumah untuk mencari nafkah, tetapi dalam hati…

Baca Selengkapnya

Kebangkitan Nasional: Saatnya Bangsa Berbenah

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin) Adakah bangsa runtuh hanya karena kekurangan sumber daya?. Ataukah sesungguhnya banyak bangsa melemah bukan karena miskin kekayaan, tetapi karena kehilangan kejujuran, persatuan, dan arah moral? Pertanyaan ini layak direnungkan pada setiap momentum 20 Mei Hari Kebangkitan Nasional. Sebab kebangkitan sejati bukan sekadar perubahan politik, pertumbuhan ekonomi, atau kemajuan teknologi….

Baca Selengkapnya
Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.