81 TAHUN MERDEKA: Kita Merdeka, Atau Hanya Berganti Penjajah

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Kemerdekaan bukan hadiah. Ia lahir dari darah, air mata, doa, keberanian, dan pengorbanan para pahlawan. Mereka tidak mewariskan Indonesia untuk sekadar dihuni, tetapi untuk dijaga, dibangun, dan diwariskan dengan kehormatan. Karena itu, setelah 81 tahun Indonesia merdeka, pertanyaan kita tidak cukup hanya, “Apakah Indonesia sudah merdeka?” tetapi lebih…

Baca Selengkapnya

PENGINGAT ITU BUKAN CELAAN: Bisa Jadi, Itulah Cara Allah Menyelamatkanmu

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Tidak semua orang yang menegur kita sedang membenci. Tidak semua perkataan yang membuat hati tidak nyaman bermaksud menyakiti. Kadang, Allah menghadirkan seseorang untuk mengatakan sesuatu yang tidak ingin kita dengar, justru karena itulah yang sedang kita butuhkan. Pernahkah kita berpikir, jangan-jangan teguran yang membuat kita tersinggung justru merupakan…

Baca Selengkapnya

Otoritas Ilahi dan Kepatuhan pada Sunnatullah

Mursalin (Anggota PKU MUI Sulsel) Allah swt adalah Pemilik otoritas mutlak atas penciptaan. Dengan kuasa-Nya, Dia mampu mewujudkan apa saja hanya dengan kalimat “kun fayakun” -jadilah, maka terjadilah ia -tanpa memerlukan proses maupun waktu Namun yang menarik untuk direnungkan, Allah yang Mahakuasa itu tidak selalu memilih jalan instan dalam berkarya. Dalam penciptaan langit dan bumi…

Baca Selengkapnya

Merdeka dari Perpecahan

Tashdieq Ulil Amri Arhamzah (Alumni PKU MUI Sulsel) Sebentar lagi Indonesia memasuki usia ke-81 tahun. Tanda-tanda perayaan sudah terlihat di mana-mana. Bendera Merah Putih berkibar di pinggir jalan, lorong-lorong kampung mulai dihiasi aneka dekorasi, dan warga sibuk mempersiapkan perlombaan 17 Agustus. Ada yang mengecat gapura, memasang lampu hias, hingga bergotong royong membersihkan lingkungan. Pemandangan seperti…

Baca Selengkapnya

KAYA BUKAN BERARTI MULIA, MISKIN BUKAN BERARTI HINA

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Banyak orang mengira kaya itu berarti mulia, dan miskin itu berarti hina. Padahal Al-Qur’an justru menjelaskan sebaliknya, keduanya adalah ujian. Allah berfirman bahwa saat diberi kelapangan manusia merasa dimuliakan, dan saat disempitkan ia merasa dihinakan (QS. Al-Fajr: 15–16). Padahal semuanya itu adalah ibtila (ujian). Rezeki sudah ditetapkan oleh…

Baca Selengkapnya

CATATAN PKU 2026: Fatwa Tidak Perlu Stempel Kekuasaan

Tashdieq Ulil Amri Arhamzah (Peserta PKU MUI Sulsel) Makassar – Di era sekarang, hampir semua hal mudah dicurigai memiliki kepentingan politik. Ketika sebuah lembaga/perorangan mengeluarkan pandangan yang sejalan dengan pemerintah, sebagian orang akan mengatakan lembaga itu sudah tidak independen. Sebaliknya, ketika berbeda pandangan dengan pemerintah, ada pula yang buru memberinya label oposisi. Ruang abu-abu seolah…

Baca Selengkapnya

Pro-Kontra Pendirian Universitas Republik Indonesia

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk mendirikan Universitas Republik Indonesia (URI) merupakan salah satu visi besar yang lahir dari cita-cita membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat global. Dalam berbagai kesempatan, Presiden menegaskan bahwa masa depan suatu bangsa tidak lagi ditentukan oleh melimpahnya…

Baca Selengkapnya

SEEKOR AYAM, NYAWA MELAYANG: MILIARAN RUPIAH, HUKUM BERJALAN PELAN

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Belakangan ini media sosial diramaikan oleh sebuah kisah yang mengiris hati. Terlepas dari perlunya verifikasi terhadap setiap detail peristiwa tersebut, kisah itu telah mengguncang nurani banyak orang. Dikisahkan, seorang ayah yang hidup dalam kemiskinan nekat mengambil seekor ayam karena tidak sanggup membayar biaya pendidikan anak-anaknya. Namun, sebelum sempat…

Baca Selengkapnya

TUJUH KALIMAT YANG MENGUBAH HIDUP

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Di tengah kehidupan yang semakin bising, manusia sesungguhnya tidak sedang kekurangan ilmu, harta, atau teknologi. Yang hilang adalah ketenangan hati. Padahal, hati tidak pernah menjadi damai karena banyaknya dunia, tetapi karena banyaknya mengingat Allah. Dzikir bukan sekadar untaian kata di bibir, melainkan cahaya yang menghidupkan jiwa dan jembatan…

Baca Selengkapnya

MES dan Ekosistem Halal: Saatnya Kolaborasi Berbuah Kesejahteraan

Idris Parakkasi (Konsultan Ekonomi dan Keuangan Islam dan Anggota Komisi Ekonomi MUI Sulsel) Ekbis Syariah,muisulsel.or.id — Indonesia dianugerahi Allah SWT potensi besar untuk menjadi salah satu pusat pengembangan ekonomi syariah dunia. Jumlah penduduk Muslim yang besar, sumber daya alam yang melimpah, kekayaan budaya, serta dominasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi modal penting untuk…

Baca Selengkapnya
Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.