HIKMAH RAMADAN: Meraih Cinta Ilahi

Dr Hj Rahmi Damis M Ag

Makassar, muisulsel.or.id.- Pembersihan diri di bulan Ramadan ini sangat cocok sekali.Harus kita pahami bahwa diri kita ini ada diri lahiriah dan ada diri batiniah.

Lahiriah ini gampang sekali dan ini yang banyak kita poles .Lahiriahnya kita mau bersihkan apakah itu dari hadas dan najis? maka bersihkan dengan air, kalau tidak ada air, maka kita bisa bertayamum.

Sementara yang banyak bermasalah adalah diri batiniahnya kita yang dibersihkan dengan istighfar dan tobat.Makanya dalam konsep tasawuf, untuk mencapai tingkat mahabbah apalagi Allah mau membalas cinta kita, maka ada tiga yang ditawarkan, ada yang namanya tajalli , takhalli dan tahalli.

Sekalipun para ulama sufi itu berbeda-beda dalam menyusun tahapan yang dilalui akan tetapi mereka sepakat bahwasanya tahapan awal itu menuju cinta, atau meraih cinta Ilahi ini adalah tobat.

Nah di bulan Ramadan ini sangat cocok sekali karena di dalam bulan puasa ini sebagaimana janji dari Rasulullah saw siapa yang dengan iman dan ikhlas? Karena mencari keridhaan Allah, maka diampuni dosanya .Begitu pula dua hal yang kita lakukan salat dan ibadah karena mencari keridhaan maka Allah akan mengampuni kita.Tinggal dosa untuk sesama makhluk dan sebelum kita akan masuk Ramadan, kita sudah meminta maaf.Nah tinggal mengisi dengan amaliah-amaliah yang lainnya.

Kalau bagi kaum sufi itu , amaliah yang sangat terpenting itu adalah zikrullah bisa dengan zikir atau wirid tertentu yang diisi dengan bacaan-bacaan Alquran.Tetapi tidaklah cukup kalau hanya sekedar zikir lisan saja melainkan haruslah secara bertahap memasuki yang namanya zikir hati.

Nah, gimana caranya kita mencoba karena pikiran inilah yang membawa kita ke masa lampau, pikiran juga akan membawa ke masa depan, sehingga di situlah terjadi banyak khayalan-khayalan yang bisa mengganggu, jangankan dalam berzikir, dalam salat pun, terganggu, karena pikiran kita.

Nah kita harus membedakan bahwa dalam rangka menuju Allah, salat itu kan juga menuju Allah ,Maka hati itulah harus dibersihkan dan harus kita fungsikan . Begitu pun dengan berzikir makanya kalau ini belum dapat, maka awalil dengan zikir lisan dulu.

Selengkapnya simak video dibawah ini…


Irfan Suba Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.