Makassar, muisulsel.or.id – Dalam rangka menyambut Festival Syawal yang akan diadakan di Labuan Bajo secara nasional, Lembaga Pemeriksa Halal, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPH, LPPOM MUI) Sulawesi Selatan menggelar podcast di Benteng Rotterdam, pada Sabtu pagi hari, 4 Mei 2024.
Podcast yang dipandu oleh Manajer Keuangan Andi Mutiah Anwar yang juga sekaligus sebagai tim pemeriksa halal, bersama narasumber Raudhatul Jannah Syarief selaku Direktur LPPOM MUI Sulsel, juga menghadirkan dua pelaku usaha yang terpilih dalam festival Syawal ini.
Perlu diketahui bahwa festival Syawal ini adalah festival tahunan dengan mengambil tema Meningkatan Ekonomi Masyarakat Lokal, Melalui Wisata Halal. Dengan demikian, LPPOM memilih dua pelaku usaha yang ada di sekitar tempat wisata Benteng Rotterdam untuk diberikan bantuan sertifikasi halal secara gratis.

Di sisi lain, menurut Manajer Pelayanan Audit, Arniati Samaila, mengungkapkan bahwa dengan adanya festival Syawal ini maka LPPOM telah memilih dua pelaku UKM untuk bantuan sertifikasi halal yakni Kios Nanda dan Kios Es Teler 66.
“Program bantuan sertifikasi halal untuk pelaku UKM itu hanya dua saja per LPPOM provinsi, sesuai instruksi dari pusat sehingga di bulan Syawal ini kami telah memilih, mengaudit serta memfatwakan sebagai salah satu persyaratan untuk mendapatkan sertifikat halal dari LPPOM MUI Sulsel,” ujar Arniati.
“Untuk penutupan dan penyerahan secara nasional akan dilaksanakan di Laboan Bajo, yang akan dihadiri oleh seluruh LPPOM yang ada di Indonesia,” sambung.
Tampak dalam podcast sapa LPPOM itu, host yang enerjik dengan antusias memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada dua pelaku usaha yang terpilih untuk memberikan testimoni dan pendapatnya.
Pesan terakhir yang disampaikan oleh Direktur LPPOM adalah jika berkunjung ke Makassar, ingat untuk mampir berwisata kuliner di sekitar Benteng Rotterdam dan cari Kios yang sudah berlogo halal.
Kontributor: Nur Abdal Patta
