Sekjen MUI Pusat Paparkan Aturan dan Kode Etik di Monev MUI Sulsel

Makassar, muisulsel.or.id – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan Prof Dr KH Nadjamuddin AS, bersama jajaran menyambut Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan selaku tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) di kantor MUI Sulsel Jl. Masjid Raya Makassar, Rabu 28 Agustus 2024.

Turut hadir mendampingi Ketum MUI Sulsel Waketum Prof Dr KH Mustari Bosra, Sekretaris Umum Prof Dr KH Muammar Bakry, Bendahara Umum Ir H Andi Thaswin Abdullah, bersama puluhan pengurus MUI Sulsel lainnya.

Dalam Monev di MUI Sulsel, Buya Amirsyah Tambunan menjelaskan sejumlah tugas-tugas dan kode etik dalam berorganisasi yang telah ditetapkan oleh keorganisasian di MUI itu sendiri.

“Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi pengurus MUI. Antara lain bagaimana standar penugasan pengurus berdasarkan pembidangan, pembentukan kode etik pengurus MUI, standar penugasan Dewan pimpinan dalam menghadiri kegiatan MUI,” kata Buya Sekjen.

Selain dari beberapa hal di atas, sambung Buya, masih banyak lagi hal-hal lain yang perlu diperhatikan khususnya dalam monev ini. Kendati demikian, dirinya mengulas apa saja aspek-aspek yang perlu dibenahi dan diperhatikan oleh setiap MUI Provinsi.

Hal lain yang dijelaskan olehnya adalah Komisi Badan Lembaga (KBL) sebagai ujung tombak dan evaluasi KBL tertentu. Buya Amirsyah pun menjelaskan bagaimana komisi badan dan lembaga dalam organisasi MUI ini. Selain itu dirinya juga menyebutkan tentang kerja sama kelembagaan dan pendanaannya.

“MUI memiliki peraturan organisasi yang di sesuaikan dengan kode etiknya, dan setiap pengurus wajib mematuhi larangan pelanggaran etika yang dapat berakibat pengurus di ajukan ke Mahkamah Kehormatan MUI, lalu dilakukan persidangan berdasarkan bukti-bukti yang kuat serta bagaimana sanksi yang akan diberikan padanya,” lanjutnya dalam pemaparan Monev.

Diakhir ulasannya, Buya Sekjen menyebutkan perlunya ada proses audit keuangan yang sudah bersertifikat seperti ISO, audit program kerja dan evaluasinya, standar operasional organisasi MUI terkait penggunaan anggaran, serta pembuatan pelaporan penggunaannya.

Dalam sidang pembukaan Monev ini juga dilakukan sesi tanya jawab terkait hal-hal yang dialami dan dihadapi oleh para pengurus MUI di masyarakat, dan bagaimana menanggapinya.

Kontributor: Nur Abdal Patta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.