Makassar,muisulsel.or.id – Komisi Ukhuwah Islamiyah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan mengimbau umat Islam untuk senantiasa menjaga ukhuwah Islamiyah, mempererat hubungan baik, serta memelihara persatuan dan kesatuan di antara sesama umat Islam.
Pasca peristiwa 29 Agustus, MUI diminta langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan untuk terus menyebarkan pesan damai sehingga peristiwa tersebu tidak kembali terjadi utama di kota Makassar.
Imbauan tersebut disampaikan dalam rapat Komisi UHWA Islamiyah MUI Provinsi Sulawesi Selatan yang berlangsung di Kantor Sekretariat MUI Sulawesi Selatan, pada 10 September 2025. Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah anggota Komisi Ukhuwah Islamiyah serta Ketua Umum MUI Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi Ukhuwah menekankan pentingnya sikap saling menghormati, menjaga keharmonisan, dan menghindari perpecahan yang dapat merusak persaudaraan umat. MUI Sulawesi Selatan berharap pesan ini dapat menjadi pedoman bagi umat Islam dalam menjaga ketenteraman dan persatuan, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan
Sementara itu, Prof. Dr. Najamuddin selaku Ketua Umum MUI Provinsi Sulawesi Selatan berharap Komisi Ukhuwah Islamiyah terus memberikan kontribusi terbaiknya, khususnya dalam menjaga persatuan antarumat Islam, antarkelompok Islam, serta memperkuat kerukunan antarumat beragama.
Ia menekankan pentingnya menghadirkan pesan-pesan dakwah yang menyejukkan di tengah masyarakat. Menurutnya, peran Komisi Ukhuwah Islamiyah sangat dibutuhkan dalam membangun kebersamaan dan menjaga persatuan di tengah beragam perbedaan, baik perbedaan mazhab maupun perbedaan pemahaman yang ada di masyarakat.
Prof. Najamuddin juga menegaskan bahwa pendekatan dakwah yang menenteramkan dan penuh kearifan menjadi kunci dalam merawat keharmonisan dan persatuan umat, khususnya di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
*Irfan Suba Raya*
