Makassar, muisulsel.or.id – Musyawarah Daerah (Musda) XVI sekaligus pelantikan Ketua dan Pengurus Terpilih Masa Bakti 2026-2031 yang dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-POLRI (PEPABRI) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) dihadiri langsung oleh Ketua Umum MUI Sulawesi Selatan Prof Dr KH Najamuddin Sapa.
Kegiatan berlangsung khidmat di Aula Utama Grand Ballroom FourpointS Ruangan Lily.B Sulsel yang dihadiri lebih dari 200 orang peserta dari berbagai cabang, perwakilan TNI-POLRI, pejabat daerah, dan tokoh masyarakat.
Musda XVI mengangkat tema “Memperkuat Persaudaraan, Meningkatkan Kesejahteraan, dan Mengabdi untuk Persatuan Bangsa” yang merupakan forum tertinggi di tingkat daerah,
Najamuddin mengungkapkan selamat dengan kembali terpilihnya melalui musyawarah mufakat dan pemilihan yang adil, Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyuki kembali dipercaya memimpin DPD PEPABRI Sulsel-Sulbar untuk periode kedua. Beliau didampingi jajaran pengurus yang terdiri dari mantan perwira tinggi dan menengah TNI Angkatan Darat, Laut, Udara, serta POLRI, ditambah unsur Warakawuri.

Selain itu, dibentuk 7 Bidang Kerja: Organisasi, Sosial-Kebangsaan, Kesejahteraan, Ekonomi, Pembinaan Warakawuri, Hubungan Masyarakat, dan Penelitian-Pengembangan.
Pelantikan dipimpin oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PEPABRI, Jenderal TNI (Purn) H. Djoko Santoso. Dalam sambutannya, beliau menekankan:
“PEPABRI bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan ‘Kekuatan Moral Bangsa’. Pengalaman dan semangat juang para anggota harus terus disalurkan untuk menjaga keutuhan NKRI dan membangun kesejahteraan sesama purnawirawan serta keluarga.”
Gubernur Sulsel yang diwakili Sekretaris Daerah menyampaikan apresiasinya “Pemerintah daerah sangat menghargai kontribusi PEPABRI dalam menjaga ketertiban masyarakat dan pembangunan daerah. Kami siap bekerja sama dalam program peningkatan kesejahteraan.”
Ketua Terpilih dalam janji jabatan menegaskan 5 prioritas. Pertama meningkatkan jangkauan layanan bagi 30 ribu anggota di Sulsel-Sulbar. Kedua, Mengembangkan usaha ekonomi bersama untuk peningkatan pendapatan
Adapun yang ketiga, memperkuat pembinaan generasi muda melalui pendidikan kebangsaan. Keempat, Membangun jaringan kerjasama dengan instansi kesehatan dan keuangan. Sementara yang terakhir, mengaktifkan kembali kegiatan silaturahmi di tingkat cabang dan ranting.
Selain sidang musyawarah, kegiatan juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada anggota berprestasi, penyerahan bantuan sosial, dan penandatanganan kesepahaman kerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah.
Dengan selesainya Musda XVI dan pelantikan pengurus baru, diharapkan PEPABRI Sulsel-Sulbar semakin berperan sebagai mitra strategis pemerintah, perekat persatuan, dan penolong sesama. Semangat “Pensiun Dinas, Tidak Pensiun Pengabdian” dijadikan pedoman dalam setiap langkah pengabdian ke depan.
