Makassar, muisulsel.or.id –Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. K.H. Mustari Bosra menghadiri Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang digelar di halaman upacara Markas Polda Sulawesi Selatan, Rabu (1/7/2026).
Dalam upacara tersebut, Prof.Mustari Bosra tampak mengenakan kopiah hitam dan jaz hitam lengan panjang duduk bersama para tokoh agama lainnya.
Upacara dipimpin Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro dengan Komandan Upacara AKBP Rise Sandiantanty. Upacara HUT Bhayangkara di Polda Sulsel, dihadiri Forkopinda Sulsel, para Kepala Kantor Wilayah Lembaga Vertikal Pemerintah, BUMN, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Pimpinan Media.
Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro dalam amanatnya menyampaikan, bahwa peringatan Hari Bhayangkara merupakan tonggak penting dalam sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia 80 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 1 Juli 1946 melalui penetapan Pemerintah Nomor 11 tahun 1946, kepolisian ditetapkan sebagai institusi yang berdiri langsung di bawah pemerintah, menandai lahirnya Polri sebagai alat negara yang bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

“Selama 8 dekade pengabdian Polri, telah menjadi bagian yang tidak terpisah dari perjalanan bangsa Indonesia, berbagai tantangan telah dihadapi, mulai dari mempertahankan kemerdekaan, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, hingga menjawab dinamika perkembangan zaman yang semakin kompleks sebagai bekal berharga untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional modern berintegritas dan semakin dipercaya masyarakat,”ujar Irjen Pol Dhuhandani Rahardjo Puro.
Menurut Kapolda, bahwa tema hari Bhayangkara ke 80 tahun 2026 , yaitu 80 tahun mengabdi, Polri untuk masyarakat, menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan tugas Polri harus berpijak pada kepentingan masyarakat, pengabdian Polri tidak hanya diukur dari keberhasilan penegakan hukum tetapi juga dari kemampuan menghadirkan rasa aman, memberikan pelayanan yang cepat dan berkualitas, serta membangun kepercayaan publik melalui tindakan yang Humanis adil dan berintegritas.
Atas nama pimpinan kepolisian daerah Sulawesi Selatan, Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personil Polda Sulawesi Selatan, beserta jajaran atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan,” Ucap Irjen Pol Dhuhandani Rahardjo Puro.
Terima kasih pula kepada pemerintah provinsi Sulawesi Selatan, TNI, seluruh instansi, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, akademisi, Insan pers dan seluruh elemen masyarakat atas Sinergi yang selama ini terjalin dengan sangat baik,”Tambahnya.
Kapolda Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro mengajak seluruh Insan Bhayangkara jajaran Polda Sulsel untuk terus meningkatkan profesionalisme, berintegritas, memperkuat soliditas, menghindari segala bentuk pelanggaran serta memperkokoh Sinergi dengan seluruh komponen bangsa, jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian yang tulus demi terwujudnya keamanan ketertiban dan kesejahteraan masyarakat.
Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 di Polda Sulawesi Selatan, juga berlangsung Devile oleh peserta Upacara, personil Polda Sulsel dari berbagai fungsi, yakni Sat Brimob, Ditpolalirut, Ditlantas, Dit Samapta, Ditkrimum dan Ditkrimsus, Dit.Intelkam, Korps Polwan, Prajurit TNI tiga Matra, PNS Polda Sulsel, BASARNAS, BPBD, DAMKAR, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Satuan pengamanan.
*Irfan Suba Raya*
