BERAGAMA YANG DEWASA: Keimanan Tanpa Merendahkan
Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Apakah iman harus ditunjukkan dengan suara yang paling keras? Apakah keyakinan menjadi lebih mulia ketika keyakinan orang lain direndahkan? Mengapa atas nama agama, lisan begitu mudah melukai, sementara hati lupa bercermin? Dan benarkah iman yang kokoh masih membutuhkan ejekan untuk merasa tinggi? Pertanyaan-pertanyaan ini bukan sekadar gugatan intelektual,…
