Tanggapi Serangan Iran ke Israil, MUI Sulsel Beri Beberapa Poin

Makassar, muisulsel.or.id – Iran menyerang Israil dengan ratusan rudal dan drone pada Sabtu Malam kemarin. Serangan tersebut sebagai balas dendam atas serangan kedutaan Iran di Damaskus yang menewaskan beberapa jenderal.

Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel menanggapi serangan Iran ke Israel dengan beberapa poin penting, diantaranya:

  1. Serangan militer bombardir Iran ke negara Israil merupakan sebuah tamparan bagi upaya negara-negara timur tengah yang hanya mengandalkan soft diplomasi.
  2.  Serangan bombardir Iran ke negara Israil sedikit banyaknya pengaruhnya bagi Israil akan berdampak baiknya Iran di mata dunia Islam.
  3. Serangan ini membuktikan bahwa Iran jauh lebih populer dari negara Islam timur tengah termasuk Saudi Arabia yang ingin menjadi super power timur tengah.
  4. Serangan Iran ke Israil memberikan gertakan yang membuat panik baik bagi Israil maupun negara-negara Islam di timur tengah.
  5. Sikap negara-negara Islam timur tengah yang terkesan diam boleh jadi disebabkan oleh pengaruh Israil, baik dibidang ekonomi bisnis, dll.
  6. Juga tidak lepas dari pengaruh Amerika dibelakang Israil sehingga negara-negara Islam di Timur Tengah merasa lemah dan terkesan diam.
  7. Klaim sandiwara dari serangan Iran ke Israil itu butuh bukti lebih jauh sebagimana sebelumnya diketahui Israil membom kedutaan Iran di Damaskus jadi ini adalah sebuah reaksi balasan dari Iran dan bukan sandiwara.
  8. Dampak dari serangan tersebut baik dinilai terbatas, singkat, atau sandiwara namun faktanya sangat jelas menimbulkan kegoncangan kawasan timur tengah bahkan dunia.
  9. Konflik yang terjadi harus diselesaikan tanpa mencari siapa yang salah dan benar apalagi semua pihak merasa benar dan itu hanya menghabiskan energi, dan pertarungan itu merupakan pertarungan berbagai kepentingan dengan berbagai kompleksitasnya yang tidak bisa dilihat dari satu sudut pandang semata agar tidak terjebak yang justru kontra produktif bagi upaya menciptakan perdamaian dunia.
  10. Khutbah di Masjidil Haram yang biasanya berisi “Kutukan” terhadap Zionis Israil dan doa penguatan bagi para pejuang di tahun ini tidak ditemukan, ini pertanyaan besar.
  11. MUI perlu mengambil sikap hati-hati dalam mengeluarkan informasi ke masyarakat apalagi membuat masyarakat simpati kepada Israil
  12. Sudah sepantasnya Iran melakukan bombardir berkali-kali kemudian dilakukan jalan damai.

Poin penting tersebut dihasilkan dari Diskusi Komisi Hubungan Internasional MUI Sulsel ini berlangsung pada Selasa 16 April 2024 dimotori oleh Prof Dr H Mustari Mustafa M Pd (Ketua Bidang HLNKI), turut bahas Dr KH Norman Said MA (Ketua Komisi HLNKI) ,Dr KH Afifuddin Lc MA, Chamdar Nur Lc M Pd dan H Rusdi Hidayat Jufri ST.

Irfan Suba Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.