Makassar, Muisulsel.or.id – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan terpilih, H Andi Sudirman Sulaiman dan Hj Fatmawati Rusdi, resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Kamis 20 Februari 2025 di Jakarta.
Andi Sudirman dan Fatmawati dinyatakan sebagai pemenang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2024 setelah memperoleh suara sah sebanyak 3.014.255 atau 65,32 persen dari total suara sah.
Menanggapi pelantikan ini ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel Prof Dr KH Nadjamuddin Abd Safa Lc MA menyampaikan sejumlah harapan.
“Kami berharap pemimpin yang baru ini dapat berlaku adil, amanah, dan bekerja dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkan kesejahteraan Sulawesi Selatan,” ujar Prof Nadjamuddin , Rabu 19 Februari 2025.
Prof KH Nadjamuddin juga menyoroti pentingnya pemerintahan yang bersih dan transparan demi menjaga stabilitas pembangunan di Sulawesi Selatan.
“Kami bersyukur Pilkada telah selesai dan berjalan dengan aman dan lancar. Kami berharap kepemimpinan gubernur baru ini dapat membawa Sulsel ke arah yang lebih baik dan sejahtera,” ujarnya.
Selain itu, ia berharap agar kebijakan yang dibuat mampu menyentuh rakyat kecil, seperti program bantuan pendidikan gratis, harga sembako yang lebih terjangkau, serta kemudahan dalam membuka lapangan pekerjaan guna menekan angka pengangguran.

Berikut Visi dan Misi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Dan Fatmawati Rusdi
“Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter”
MAJU, berarti melanjutkan pembangunan Sulsel secara berkelanjutan di berbagai sektor dengan fondasi yang telah dibangun sebelumnya.
BERKARAKTER, mencerminkan pembangunan berbasis nilai-nilai integritas, akhlak, budaya, dan kejujuran.
Misi yang akan dijalankan mencakup:
1.Peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, dan sosial berbasis akhlak dan kearifan lokal.
2.Hilirisasi pertanian dan pengelolaan sumber daya alam berbasis ekonomi hijau dan biru.
3.Pengembangan ekonomi masyarakat dan daerah tertinggal guna menekan angka kemiskinan dan stunting.
4.Mendorong investasi berbasis lingkungan serta transformasi digital dan reformasi birokrasi.
4.Penguatan peran pemuda dan kelompok marginal dalam pembangunan.
6.Peningkatan infrastruktur transportasi dan kesiapan menghadapi bencana
Irfan Suba Raya
