HIKMAH RAMADAN: Ibu Pencetak Generasi, Madrasah Pertama Peradaban Berakhlak

Prof Dr Ir Hj Andi Majdah M. Zain, M.Si

Makassar, muisulsel.or.id – Penduduk perempuan di Indonesia itu mencapai 49% lebih dari total penduduk, sementara jumlah anak mencapai 23%. Maka dengan demikian, total penduduk perempuan dan anak-anak di Indonesia mencapai dua pertiga dari seluruh penduduk.

Membangun peradaban yang berakhlak dan maju bukanlah dimulai dari gedung yang tinggi, tetapi dia berawal dari unit terkecil dalam masyarakat yang kita namakan dengan keluarga.

Membangun sebuah Peradaban itu dimulai dari pangkuan seorang ibu, oleh karenanya ungkapan umumnya adalah Ibu adalah utama dan pertama bagi anak-anak, maka ketika Ibu mempersiapkan dengan baik maka sesungguhnya Ibu sedang mempersiapkan Peradaban yang baik.

Dengan demikian, maka tidak salah jika kedudukan seorang ibu dalam Islam itu sangat mulia. Oleh karenanya, peradaban-peradaban berakhlak yang kita inginkan itu tumbuh dari generasi yang berakhlak mulia,dan itulah peranan seorang ibu dan bekerja sama dengan ayah.

Namun ironisnya saat ini, fakta sekarang ada banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak itu mencapai dua puluh delapan ribu kasus dan sebagian besarnya terjadi dalam rumah tangga.

Ramadan tahun ini adalah sebuah momentum yang sangat baik untuk menjadikannya sebuah madrasah dan mengasah iman dan takwa serta melatih ketahanan keluarga.

Kita mendapatkan kesempatan dan tantangan untuk mencapai Indonesia emas di tahun 2045, oleh karena saat ini sebagian besar penduduk Indonesia di isi oleh para generasi muda bangsa yang produktif.

Kontributor: NAP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.