Ketua Umum MUI Sulsel Hadiri Karantina Tahfidz Pemprov Sulsel Angkatan I dan II

Makassar, muisulsel.or.id – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. K.H. Najamuddin Abd Safa, LC., MA., menghadiri pelaksanaan Karantina Tahfidz Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Angkatan I dan II yang digelar pada Selasa, 6 Desember 2025 di Balai Gedung Kartini, Jalan Masjid Raya Makassar.

Dalam sambutannya, Prof. Najamuddin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas terselenggaranya program Karantina Tahfidz Al-Qur’an yang menurutnya sangat penting bagi pembinaan generasi muda. Ia menegaskan bahwa pembangunan spiritual tidak boleh diabaikan, karena kecerdasan spiritual berperan besar dalam membentuk karakter dan moralitas generasi penerus.

Menurutnya, program ini berkontribusi dalam mencerdaskan anak-anak di Sulsel, khususnya dalam memperkuat pemahaman agama dan kemampuan menghafal Al-Qur’an. Ia berharap program Tahfidz terus ditingkatkan setiap tahun oleh pemerintah daerah.

Prof. Najamuddin juga mengutip hadis tentang keutamaan para penghafal Al-Qur’an, bahwa mereka tidak hanya memperoleh pahala, tetapi orang tua mereka juga akan dianugerahi mahkota kemuliaan di akhirat. “Bukan hanya anak yang menghafal yang mendapatkan pahala, tetapi orang tuanya pun akan dimuliakan,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa para penghafal Al-Qur’an kini mendapat perhatian di berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Hasanuddin yang memberikan kesempatan penerimaan khusus bagi para hafiz Al-Qur’an pada Program Studi Kedokteran. Ia juga menekankan bahwa program Tahfidz merupakan upaya penting untuk menanamkan pemaknaan terhadap Al-Qur’an sebagai kitab suci serta menumbuhkan nilai-nilai akhlakul karimah pada generasi muda.

Sementara itu, mewakili Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Asisten I, Ishak Iskandar, menjelaskan bahwa kegiatan Karantina Tahfidz bertujuan menumbuhkan kecintaan, pengamalan, dan semangat menghafal Al-Qur’an di kalangan anak-anak dan remaja di Sulawesi Selatan. Ia berharap program ini melahirkan lebih banyak generasi Qur’ani di daerah tersebut. Kegiatan ini juga secara resmi dibuka oleh dirinya mewakili Gubernur Sulsel.

Program fasilitasi Karantina Tahfidz Angkatan I dan II ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Sulsel bersama Tim Penggerak PKK.

*Irfan Suba Raya*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.