Makassar, muisulsel.or.id – Majelis Pimpinan Pusat Konsorsium Pesantren Bersaudara melakukan kunjungan silaturahmi ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Selasa (23/9/2025).
Kedatangan rombongan dipimpin langsung oleh H. A. Muh Nur Syahid M, SE, ME, dan disambut hangat oleh Sekretaris Umum MUI Sulsel, Prof Dr KH Muammar Bakry, bersama Sekretaris Bidang Pendidikan dan Pengkaderan Prof Dr KH Andi Marjuni di kantor MUI Sulsel, Jalan Masjid Raya Makassar.
Dalam pertemuan tersebut, Nur Syahid menyampaikan maksud kedatangan pihaknya untuk meminta arahan dan bimbingan dari MUI Sulsel terkait agenda besar yang akan digelar dalam rangka Hari Santri Nasional, yakni Silaturahim Munajat Santri dan Ulama Pesantren (SITARUPA) se-Indonesia Timur 2025.
“Kami datang sebagai Konsorsium Pesantren Bersaudara yang menaungi kurang lebih 15 ribu pesantren di Indonesia, dengan 96 persen berada di Jawa dan Sumatera, serta sisanya tersebar di Sulawesi. Kami berharap MUI Sulsel bisa turut hadir dan memberi tausyiah dalam event SITARUPA nanti,” ujar Nur Syahid.
Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pesantren dan universitas di masa depan. “Kami berharap ada jembatan bagi santri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang akademik yang lebih tinggi,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, KH Muammar Bakry menyampaikan apresiasinya. “Insya Allah kami akan mengupayakan kehadiran Ketua Umum MUI atau pengurus lainnya. Sebab di MUI banyak tokoh yang berasal dari pesantren, bahkan mengasuh pesantren sendiri,” ungkapnya.
Sementara itu, Prof Andi Marjuni menegaskan pentingnya pesantren menjadi role model pendidikan Islam di Indonesia. Ia juga mengingatkan tentang aspek legalitas. “Pesantren yang baik harus memenuhi kriteria, termasuk izin pendirian dari pemerintah, rekomendasi MUI, hingga status tanah dan bangunan yang jelas,” jelasnya.
Pertemuan diakhiri dengan saling bertukar cenderamata sebagai tanda silaturahmi dan pengingat kebersamaan.
Kontributor: Nur Abdal Patta
