Enrekang, muisulsel.or.id – Pengurus Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga (KPRK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Enrekang Dr. Patmawati, S.Ag, M.Pd mewakili Sulsel di tingkat nasional dalam Lomba Kategori Dakwah pada MTQ Korpri Tingkat Nasional.
Dr Patmawati mengikuti cabang lomba Dakwah Putri tampil mengungguli lawannya sehingga berhak mewakili Sulawesi Selatan di Tingkat Nasional.
Patmawati yang juga Penyuluh Agama Islam Kantor KUA Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang ini sebelumnya mengikuti seleksi yang digelar Dewan Pengurus Korpri Provinsi Sulawesi Selatan secara daring, 15-17 Oktober 2024 lalu.
Untuk tingkat nasional nanti akan dilaksanakan di Palangkaraya Kalimantan Tengah mulai Tanggal 3-10 November 2024.
Pada lomba tingkat Provinsi, Dr Patmawati yang juga Sekretaris Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kementerian Agama Kabupaten Enrekang ini mengangkat tema “Merajut Persaudaraan dalam Bingkai Kebhinekaan”.

Keberhasilan Dr Patmawati tertuang dalam surat Pengurus Korpri Sulsel, Nomor: 078/DP.KORPRI-SS/X/2024 tanggal 18 Oktober 2024.
Dalam surat yang ditandatangani Ketua DP Korpri Sulsel, Moh. Hasan S.H., M.H., terlampir 29 peserta yang lolos seleksi dan berhak memperkuat kafilah Sulsel pada MTQ Korpri tingkat nasional 2024.
“Sehubungan dengan hal tersebut agar Dewan Pengurus Korpri kabupaten dan kota dapat memfasilitasi dan memberikan izin penugasan kepada para anggota Kafilah Korpri Sulawesi Selatan untuk mengikuti kegiatan MTQ VII Korpri tingkat nasional pada tanggal 3 s.d. 10 November 2024 bertempat di Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah,” bunyi surat tersebut.
Berikut kategori lomba MTQ Korpri ke-VII tahun 2024 diantaranya :Tilawah putra-putri, Tartil putra putri, adzan putra, Khutbah putra, Baca doa putra-putri, Lomba dakwah putra-putri, Kaligrafi Digital putra-putri, Kaligrafi dekorasi putra-putri, Kaligrafi kontemporer putra-putri, hifdzil Qur’an juz 30 putra-putri, surah Al-Baqarah putra-putri, surah Ali Imran putra- putri, Annisa putra putri dan 7 surah pilihan putra-putri,Penulisan karya ilmiah Al-Qur’an putra-putri.
Irfan Suba Raya
