Perang di Timur Tengah, MUI Sulsel Ajak Umat Islam Laksanakan Qunut Nazilah

Makassar, muisulsel.or.id – Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan melalui Komisi Fatwa menggelar pertemuan di Carpet Al-Barakat, Jalan Boulevard Makassar pada Selasa 3 Maret 2026.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan keagamaan dan keumatan, mulai dari pembahasan mengenai pembayaran zakat hingga perkembangan politik internasional yang menjadi perhatian umat Islam.

Dalam forum tersebut, para ulama juga menyoroti situasi konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Perkembangan konflik yang melibatkan Iran dengan kekuatan yang didukung Amerika Serikat dan Israel dinilai telah menimbulkan berbagai dampak kemanusiaan, mulai dari kerusakan infrastruktur hingga jatuhnya korban jiwa. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius para ulama karena berpotensi memperluas ketegangan di kawasan dan berdampak pada stabilitas global.

Ketua Umum MUI Sulawesi Selatan, Prof Najamuddin, menyampaikan keprihatinan mendalam atas konflik yang terjadi di kawasan tersebut. Ia menegaskan bahwa penderitaan yang dialami masyarakat sipil akibat peperangan merupakan persoalan kemanusiaan yang harus menjadi perhatian bersama.

Menurutnya, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas spiritual, MUI Sulsel mengimbau seluruh umat Islam, khususnya di Sulawesi Selatan, untuk memperbanyak doa serta melaksanakan Qunut Nazilah dalam salat.

Doa tersebut diharapkan menjadi ikhtiar batin agar konflik yang terjadi dapat segera berakhir dan masyarakat yang terdampak diberikan perlindungan serta keselamatan.

Prof Najamuddin juga menekankan pentingnya mengedepankan nilai-nilai perdamaian dalam menyelesaikan setiap konflik internasional. Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menahan diri dan mengutamakan dialog serta jalan damai demi menghentikan penderitaan masyarakat.

“MUI Sulsel berharap konflik kemanusiaan yang terjadi di Timur Tengah dapat segera diselesaikan melalui jalan damai. Persatuan, kemanusiaan, dan keadilan harus lebih dikedepankan dibandingkan peperangan yang hanya menimbulkan kerusakan dan penderitaan,” ujarnya.

Ia juga berharap situasi di kawasan Timur Tengah segera kembali kondusif sehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan aman, tenang, dan penuh kedamaian. Menurutnya, perdamaian merupakan harapan bersama seluruh umat manusia di dunia.

Pertemuan ini juga dirangkaikan dengan Buka Puasa Bersama dengan pemilik toko Karpet Al- Barkat.

Turut hadir pengurus MUI Sulsel,Prof Dr KH Muammar Bakry ,Ir.H.Andi Thaswin Abdullah, Prof Dr KH Abustani Ilyas ,Dr.KH.Syamsul Bahari Abdul Hamid, Dr.Rahman Ambo Masse,.,Dr KH Yusri Arsyad,Dr Nasrullah Bin Sapa dan Dr KH Abdul Wahid Hadade ,Dr KH Norman Said, H Rusdi Hidayat, Prof Hj Indo Santalia dan Hj .Masnawati Mappasawang, MKn

*Irfan Suba Raya*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.