Makassar, muisulsel.or.id – Waketum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan Prof Dr KH Mustari Bosra MA menyindir W Super Club saat mengisi khutbah Idul Adha 1445 H di Anjungan Pantai Losari pada Senin 17 Juni 2024.
Dalam ulasan khutbahnya ia menyebut W Super Club sangat berbahaya bila diberi izin operasi di Makassar dikarenakan dapat merusak moral generasi muda warga Sulawesi Selatan.
“Untuk saja W Super Club gagal beroperasi, kalau tidak maka generasi kita akan rusak iman,moral dan akhlaknya ” katanya.
Sebelumnya W Super Club milik pengacara kondang Hotman Paris viral di media sosial lantaran video yang di unggah Hotman Paris mengajak warga Makassar untuk berbangsa sampai hari kiamat saat membuka W super Club di CPI Makassar.
Warga Sulsel melalui perwakilan ormas dan individu melontarkan protes kepada Walikota Makassar dan Gubernur Sulsel. Demikian juga MUI Sulsel juga melakukan penolakan terhadap adanya W Super Club. Hingga hari ini W Super Club sementara ditutup oleh Polrestabes Makassar.
Prof Mustari melanjutkan sebagai pemimpin Nabi Ibrahim as sangat mencintai umatnya lebih dari dirinya sendiri. Dia memperhatikan umatnya bukan hanya hidup sezaman dengannya bahkan generasi penerus juga tak luput dari perhatiannya.Hal ini sebagai do’anya Nabi Ibrahim yang diabaikan Allah dalam Al-Qur’an : Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian, ” jelas Prof Mustari.
Lebih lanjut Prof Mustari yang juga Direktur Politeknik Muhamadiyah Makassar ini berasumsi bahwa program Pemerintah Kota Makassar “Jagai Anatta” sangat sejalan dengan cita-cita nabi Ibrahim as yang ingin menciptakan generasi penerus yang berkualitas yaitu generasi yang kuat iman dan takwanya.
“Generasi yang diharapkan adalah yang bebas dari narkoba, minuman alkohol, tidak tawuran, begal dan tidak terlibat dalam kekerasan seksual, ” ungkapnya.
Turut hadir Staf Ahli Bidang Hukum, dan Politik Pemerintah Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan. Sementara acara pelaksanaan Idul Adha 1445 ini disponsori oleh Pemkot Makassar dan Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) Makassar.
Irfan Suba Raya
