Permainan Kata dan Kelicikan Logika (Orang Liberal)

■ Oleh: Shamsi “Utteng Al-Kajangi” Ali OPINI, muisulsel.com — Malam ini saya akan memberikan materi kepada peserta NUVHA. Nuvha atau Nusantara Virtual Halaqah adalah program pekanan remaja/pemuda Nusantara yang menjadi bagian dari program Pesantren Nur Inka Nusantara Madani di Amerika. Sambil mencoba memikirkan kerangka materi tentang urgensi menghormati orang tua, tiba-tiba terpikir kembali betapa lemahnya…

Baca Selengkapnya

As-Samhah (Toleransi)

■ Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation OPINI, muisulsel.com — Karakter dasar Umat ini adalah “wasathiyah” atau Umat yang berkarakter pertengahan (Middle Path Ummah). Kesimpulan ini diambil dari deskripsi Allah tentang Umat ini dalam kalamNya di surah Al-Baqarah ayat 143: “Dan demikian Kami (Allah) jadikan kalian sebagai Umat pertengahan untuk menjadi saksi bagi manusia”….

Baca Selengkapnya

Penghapusan Syariah dari Pasal satu Pancasila bukan pengingkaran

■ Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation OPINI, muisulsel.com — Ada kekeliruan sebagian orang tentang keputusan para pendiri bangsa dan perumus Pancasila untuk menghapus tujuh kata dari sila pertama Pancasila. Atau boleh juga sengaja disalah pahami sebagai bentuk pengaburan bahkan penyesatan tentang makna Syariah di dalam tatanan beragama (Islam). Semua kita paham bahwa pada…

Baca Selengkapnya

Menauladani Rasulullah: Maksimalisasi Potensi Masjid

■ Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation OPINI, muisulsel.com — Hari-hari ini Umat di seantero dunia mengingat kelahiran baginda Rasulullah SAW. Manusia terbaik, mutiara di antara bebatuan, utusan terakhir Ilahi untuk menuntun manusia ke jalan kebenaran. Di tengah ragam perbedaan pendapat tentang kata “maulid” apalagi dikaitkan dengan peringatan, ada satu hal yang penting untuk…

Baca Selengkapnya

Umat Islam Indonesia itu Berkarakter Wasathiyah

■ Oleh: Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation OPINI, muisulsel.com — Pagi tadi, Jumat 15 Oktober 2021, saya mendapat kehormatan menjadi salah satu pembicara utama pada diskusi virtual yang dilaksanakan oleh Moya Institute Indonesia. Hadir sebagai pembicara utama lainnya adalah Prof. Dr. Komaruddin Hidayat. Dan sebagai pembanding adalah Prof. Dubes Imran Cottan (mantan Dubes RI…

Baca Selengkapnya
Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.