RAMADHAN & HOSTILITY: Ketika Lapar Ditahan, Tetapi Amarah Dilepaskan
Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ramadhan selalu datang dengan wajah yang lembut. Ia mengetuk pintu hati manusia dengan ayat-ayat pengampunan, dengan malam-malam yang basah oleh doa, dengan siang yang hening oleh kesabaran. Ia seharusnya menjadi musim damai, di mana hati dilunakkan, lisan diperhalus, dan jiwa disucikan. Namun di tengah keheningan itu, ada ironi…
