Hadiri PSBM 2026, Ketua MUI Sulsel Dorong Saudagar Bangkitkan Ekonomi Umat

Makassar, muisulsel.or.id – Semangat kebangkitan ekonomi berbasis kearifan lokal kembali digaungkan dalam ajang Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) 2026 yang digelar di Hotel Claro Makassar, Kamis (3/3/2026). Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan, Gurutta Prof Najmuddin AS, turut hadir dalam pembukaan kegiatan yang mempertemukan ribuan pelaku usaha Bugis-Makassar dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan berskala nasional ini juga dihadiri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, sejumlah menteri, para politisi, tujuh gubernur, serta sekitar 2.000 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang usaha.

Ketua panitia, Ibnu Munzir, menyebut PSBM tahun ini menghadirkan konsep baru yang lebih aplikatif.
“Tidak hanya forum pleno, kami juga menghadirkan kelas bisnis matching yang mempertemukan langsung pelaku usaha dengan investor,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama forum tersebut adalah pengembangan komoditas kopi Sulawesi Selatan. Melalui sesi bisnis matching, panitia memfasilitasi pertemuan antara produsen, seller, hingga buyer guna membuka peluang ekspor ke pasar internasional.

Sementara itu, usai acara, Prof Najmuddin memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan PSBM yang dinilainya tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga wadah strategis untuk memperkuat ekonomi umat.

“Pertemuan seperti ini sangat bagus dan perlu terus ditingkatkan, karena bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menghadirkan program nyata untuk kemajuan ekonomi masyarakat,” ungkapnya melalui wawancara kecil dengan awak media.

Ia juga menekankan bahwa dalam ajaran Islam, aktivitas ekonomi memiliki nilai ibadah, terlebih jika dijalankan dengan prinsip kejujuran dan kebermanfaatan.

“Dalam Islam, kita diperintahkan untuk mencari rezeki sebanyak-banyaknya. Bahkan umat yang kaya dan dermawan sangat dimuliakan, sebagaimana teladan para sahabat Rasulullah,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia berharap PSBM mampu menjadi pemantik semangat baru bagi para pelaku usaha untuk terus berkembang dan berdaya saing.
“Semoga kegiatan ini menjadi ajang kebangkitan ekonomi rakyat dan melahirkan saudagar yang kuat serta berkontribusi bagi umat,” katanya.

PSBM 2026 pun menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara tokoh agama, pemerintah, dan pelaku usaha mampu menciptakan sinergi dalam membangun ekonomi daerah yang lebih maju dan berkelanjutan.

Kontributor: NAP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.