Makassar, muisulsel.or.id – Pengurus Yayasan Masjid Raya Makassar bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan kembali mengadakan pengajian dan kajian rutin setiap magrib dan subuh hari di masjid raya Makassar.
Kajian ini kembali digelar setelah beberapa pekan tidak ada Kajian karena libur hari raya Idul Fitri. Hal itu diungkapkan oleh pengurus Yayasan Masjid Raya usai bertemu dengan Sekretaris Umum MUI Sulsel Prof Dr KH Muammar Bakry.
Dalam program Kajian tersebut telah diatur jadwal pengajian rutin setiap harinya yang diisi oleh para alim ulama yang ahli di bidang masing-masing.
Adapun jadwal kajian tersebut antara lain pada hari senin dengan materi pembahasan ilmu tauhid yang akan dibawakan oleh Prof Dr KH Muammar Bakry bersama dengan Dr KH Syamsu Alam Usman.
Lalu pada kajian Selasa dengan materi ilmu tafsir Alquran yang dibawakan oleh AG Prof Dr KH M Ghalib bersama Prof Dr KH Muh Yusuf. Kemudian pada Rabu magrib akan diisi oleh AG Prof Dr KH Nadjamuddin AS bersama Dr KH Andi Abdul Hamzah dengan materi kajian Tarikh (sejarah Islam).
Di kamis malam Yayasan Masjid Raya Makassar melakukan pengajian Yasin Fadhilah yang diisi oleh H. Muh Syahril, M.H.I bersama H Bustaman Arsyad. Lalu pada Jumat malam dengan materi kajian ilmu Fiqih Islam akan diisi oleh AGH Prof Dr M Faried Wadjedy, dan pada Sabtu malam akan diisi oleh AG Prof Dr KH Kamaluddin Abunawas bersama AG Prof Dr KH Abustani Ilyas dengan materi kajian ilmu Hadits.
Kemudian terakhir pada Ahad malam dengan materi kajian ilmu Tasawuf akan diisi oleh AG Dr KH Baharuddin HS bersama AG Prof Dr KH Ruslan Wahab.
Inilah jadwal pengajian dan pemateri yang telah disusun oleh pengurus Yayasan Masjid Raya Makassar yang disebarkan melalui sosial media. Bagi umat muslim di mana saja berada yang hendak mengikuti kajian rutin ini secara daring, dapat mengikutinya dengan menonton video live Official MUI Sulsel di sosial media.
Kontributor: NAP
