Perempuan, Keluarga, Remaja di Era Krisis: PRK MUI Sulsel Diminta Tak Sekadar Bicara

Makassar, muisulsel.or.id – Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) MUI Sulawesi Selatan didorong memperkuat kajian terhadap berbagai persoalan kontemporer yang menyentuh perempuan, keluarga, dan remaja.

Penguatan kajian dinilai penting agar PRK tidak hanya menjadi ruang pembahasan, tetapi mampu mengubah hasil kajian menjadi program konkret yang menawarkan solusi bagi persoalan masyarakat.

Ketua Bidang PRK MUI Sulsel Prof. Dr. Hj. Siti Aisya Kara, MA., PhD mengatakan, PRK ke depan perlu lebih fokus pada kajian berbasis isu perempuan, keluarga, dan remaja.

Terutama, kajian diarahkan pada persoalan kontemporer yang terus berkembang di tengah masyarakat dan membutuhkan respons yang lebih relevan.

“PRK ke depan lebih fokus pada kajian-kajian yang berbasis pada isu perempuan, keluarga, remaja dan keluarga. Terutama yang terkait dengan persoalan kontemporer yang dihadapi,” ungkapnya pada 7 Agustus 2026.

Menurutnya, kajian yang dilakukan PRK harus diarahkan untuk menemukan solusi sekaligus memperkuat basis perempuan, keluarga, dan remaja.

Karena itu, program yang dirancang tidak seharusnya berhenti pada diskusi. Hasil kajian perlu diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Selain memperkuat kajian, PRK juga perlu membangun kolaborasi dengan berbagai bidang di lingkungan MUI maupun instansi lainnya.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperluas perspektif kajian sekaligus memperkuat diseminasi hasil-hasil kajian agar dapat diketahui dan dimanfaatkan masyarakat secara lebih luas.

“Perlu ada kolaborasi dengan bidang-bidang lain atau instansi lain dalam penguatan kajian dan diseminasi hasil-hasil,” lanjutnya.

Dengan kolaborasi tersebut, PRK diharapkan semakin dikenal bukan hanya karena kajian yang dilakukan, tetapi juga karena kemampuan menghadirkan program-program yang berbasis solusi.

“Mulai ke depan terutama PRK dikenal secara luas, baik pada kajian dan implementasi program-program yang berbasis solusi, memberikan solusi kepada persoalan perempuan, keluarga, dan remaja,” jelasnya.

Ia berharap Musyawarah Daerah (Musda) MUI Sulsel menjadi momentum untuk membangun arah kepemimpinan dan program kerja yang lebih terstruktur pada periode mendatang.

Menurutnya, kepemimpinan MUI Sulsel ke depan perlu memberikan perhatian dan penguatan terhadap program-program PRK yang telah diinisiasi dan diseriusi pada periode saat ini.

“Harapan pada Musda ini, bangunan ke depan yang tertib dan pimpinan tertinggi di MUI menguatkan dan memberikan fokus pada program-program PRK sebagaimana yang telah diinisiasi dan diseriusi oleh pimpinan MUI pada periode sekarang,” pungkasnya.

*Irfan Suba Raya*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.