NGOPI SANTRI Program Baru MUI TV Sulsel untuk Segmen Pemuda dan Remaja

MAKASSAR – Stasiun televisi resmi Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan, MUI TV, resmi meluncurkan program baru bertajuk “Ngopi Santri”. Program ini hadir sebagai komitmen stasiun TV untuk menyediakan tayangan yang segar, edukatif, dan dekat dengan generasi muda Islam saat ini.
Menariknya, program anyar ini dirancang dan dikembangkan dengan melibatkan langsung para alumni Pendidikan Kader Ulama (PKU). Kehadiran para alumni PKU ini memastikan bahwa setiap konten yang disajikan memiliki landasan keilmuan yang kuat, namun tetap disampaikan dengan gaya yang populer dan mudah diterima.
Sesuai dengan namanya, Prof Muammar Bakry selaku Sekretaris Umum MUI Sulsel mengungkapkan Ngopi Santri merupakan akronim dari Ngobrol Santai nan Trendi. Konsep ini sengaja dipilih untuk mencairkan kesan kaku yang sering kali melekat pada pembahasan keagamaan, sehingga mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif dengan audiens milenial dan Gen Z.
Melalui program ini, pemirsa akan disuguhkan pembicaraan hangat dengan tema-tema aktual yang sedang ramai diperbincangkan. Dengan menyasar segmen anak muda, “Ngopi Santri” diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan serta kegelisahan generasi muda melalui sudut pandang Islam yang moderat, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Penayangan episode pertama program ini terasa sangat istimewa karena khusus membahas tentang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-81. Spesial pada edisi perdana tersebut, format tayangan dikemas dalam model diskusi yang menghadirkan 4 orang pemuda alumni PKU sebagai narasumber. Mereka mengupas tuntas makna kemerdekaan dan peran pemuda muslim dari perspektif generasi muda.
Program “Ngopi Santri” kini dapat disaksikan secara luas oleh masyarakat melalui kanal digital resmi MUI, mulai dari YouTube, Facebook, hingga TikTok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.