PKU MUI Sulsel Resmi Ditutup Gubernur Sulsel, Ini Harapannya

Makassar, muisulsel.or.id — Gubernur Sulawesi Selatan melalui Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sulsel, Andi Munawir, S.Pt., M.M., resmi menutup Pendidikan Kader Ulama (PKU) MUI Sulsel di Hotel Sultan Alauddin Makassar, Rabu (12/8/2026).

Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Munawir menyampaikan apresiasi kepada MUI Sulsel, jajaran pengurus, pimpinan perguruan tinggi, para pemateri, peserta, serta panitia yang telah menyukseskan pelaksanaan PKU.

Ia menegaskan, pendidikan kader ulama tidak boleh berhenti sebagai formalitas akademik atau sekadar forum pertemuan.

Menurutnya, PKU merupakan ruang strategis untuk menempa kader ulama agar memiliki kekuatan keilmuan, spiritualitas, sekaligus wawasan kebangsaan.

“Ini adalah tempat di mana persiapan keilmuan, spiritual, dan wawasan kebangsaan para kader ulama muda kita ditempa agar siap menghadapi tantangan besar yang kompleks pada saat ini,” tuturnya.

Andi Munawir menilai keberhasilan PKU merupakan hasil kerja bersama antara pemateri, peserta, panitia, serta seluruh pihak yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya peran ulama dalam pembangunan daerah. Menurutnya, keberadaan ulama tidak hanya dibutuhkan masyarakat, tetapi juga pemerintah, khususnya dalam pembinaan kehidupan sosial dan keagamaan.

“Keberadaan alim ulama sangat dirasakan faedahnya, baik oleh masyarakat maupun pemerintah provinsi, khususnya dalam melakukan pembinaan,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap para kader PKU tidak berhenti pada pencapaian selama mengikuti pendidikan. Setelah kembali ke tengah masyarakat, para kader diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dan mengambil peran yang lebih luas.

Para kader ulama, kata dia, tidak cukup hanya memiliki kedalaman ilmu agama. Mereka juga dituntut mampu membaca perkembangan zaman dan memahami berbagai persoalan faktual yang dihadapi masyarakat.

Selain itu, kader ulama diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dan kebangsaan.

“Harapan kami, setelah mengikuti pendidikan ini, para kader dapat kembali ke masyarakat dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.

Dengan demikian, PKU MUI Sulsel diharapkan tidak hanya melahirkan kader yang kuat secara keilmuan, tetapi juga ulama yang mampu menjadi rujukan, penyejuk, sekaligus mitra strategis masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

*Irfan Suba Raya*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.