BUKU SAKU PRK: ‘Manajemen Pendidikan dalam Keluarga Islami’ Peran Keluarga Bentuk Karakter Anak

MAKASSAR — Keluarga memiliki posisi penting dalam membentuk karakter, akhlak, dan kepribadian anak. Sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama, keluarga memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai agama sejak dini.

Hal tersebut menjadi salah satu gagasan yang diangkat dalam buku Manajemen Pendidikan dalam Keluarga Islami yang ditulis oleh pengurus Bidang dan Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (KPRK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Dr. Hj. Yuspiani, M.Pd. dan Dr. Eka Damayanti, S.Psi., M.A.

Buku tersebut menempatkan keluarga sebagai madrasah pertama bagi anak. Pendidikan yang berlangsung di rumah menjadi dasar bagi pembentukan karakter, akhlak, pola pikir, dan kepribadian anak sebelum mereka mendapatkan pendidikan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Keluarga merupakan madrasah pertama dan utama dalam pembentukan karakter, akhlak, serta kepribadian anak.”

Menurut perspektif yang ditawarkan dalam buku tersebut, pendidikan keluarga tidak sebatas proses transfer pengetahuan. Pendidikan juga mencakup proses pembiasaan, keteladanan, penanaman nilai, serta pembentukan sikap dan perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari.

Peran orang tua menjadi sangat penting dalam proses tersebut. Ayah dan ibu dituntut mampu menciptakan lingkungan keluarga yang kondusif bagi tumbuh kembang anak, sekaligus memberikan contoh nyata dalam penerapan nilai-nilai Islam.

Tantangan pendidikan keluarga semakin kompleks seiring perkembangan zaman. Kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi memberikan pengaruh besar terhadap kehidupan anak.

Selain itu, pergeseran nilai, perubahan sosial, dan perkembangan budaya juga menjadi tantangan yang harus dihadapi keluarga dalam mendidik generasi.

Karena itu, pengelolaan pendidikan keluarga yang berlandaskan nilai-nilai Islam dinilai menjadi sebuah keniscayaan.

Buku yang diterbitkan Ladang Kata tersebut memberikan perspektif tentang pentingnya manajemen pendidikan dalam keluarga sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang berkarakter.

Pendidikan keluarga diharapkan tidak hanya menghasilkan anak yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.

Dengan demikian, keluarga bukan sekadar tempat anak tumbuh dan berkembang, tetapi juga menjadi ruang utama untuk menanamkan nilai agama dan membangun fondasi peradaban.

Selengkapnya simak file buku dibawah ini…

*Irfan Suba Raya*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.