BUKU SAKU PRK: ‘Rumah Tangga Cerdas Pangan Aman’ Tekankan Pentingnya Keamanan Pangan Keluarga

MAKASSAR — Keamanan pangan rumah tangga menjadi salah satu isu strategis dalam pembangunan kesehatan. Pemilihan, pengolahan, hingga penyajian makanan di lingkungan keluarga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga.

Hal tersebut menjadi gagasan utama dalam buku “Rumah Tangga Cerdas Pangan Aman: Strategi untuk Meningkatkan Kualitas Hidup” yang ditulis oleh pengurus Komisi Perempuan,Remaja dan Keluarga (KPRK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan Dr. Ir. Musdalipa, M.Si. dan Nurul Fadillah, SP.

Buku tersebut mengangkat pentingnya kesadaran keluarga dalam memastikan makanan yang dikonsumsi aman dan berkualitas. Keamanan pangan tidak hanya berkaitan dengan apa yang dimakan, tetapi juga bagaimana makanan tersebut dipilih, diolah, disimpan, dan disajikan.

Dalam uraian buku tersebut dijelaskan bahwa pangan yang tidak aman dapat menimbulkan penyakit bawaan makanan atau foodborne diseases yang berdampak langsung terhadap kesehatan keluarga.

Persoalan keamanan pangan karena itu perlu menjadi perhatian sejak dari lingkungan rumah tangga. Keluarga menjadi salah satu tempat utama dalam membangun kebiasaan konsumsi pangan yang sehat dan aman.

Penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa ketahanan pangan keluarga memiliki hubungan erat dengan kualitas konsumsi pangan dan berimplikasi terhadap kejadian stunting pada balita.

Hal tersebut menegaskan bahwa keamanan pangan bukan sekadar urusan dapur. Lebih jauh, keamanan pangan merupakan salah satu faktor penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Keluarga memiliki peran besar dalam memastikan kebutuhan pangan anggota keluarga terpenuhi dengan baik. Pengetahuan mengenai pangan yang aman juga diperlukan agar masyarakat mampu mengambil keputusan yang tepat dalam memilih bahan makanan.

Melalui buku ini, penulis memberikan perspektif mengenai pentingnya membangun rumah tangga yang cerdas dalam mengelola pangan. Kesadaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup sekaligus mencegah berbagai risiko kesehatan akibat pangan yang tidak aman.

Konsep rumah tangga cerdas pangan aman juga menempatkan keluarga sebagai bagian penting dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat.

Dengan demikian, penerapan keamanan pangan di tingkat rumah tangga diharapkan menjadi kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. Upaya tersebut bukan hanya untuk menjaga kesehatan keluarga saat ini, tetapi juga mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas.

Selengkapnya simak file buku di bawah ini…

*Irfan Suba Raya*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.