HIKMAH HALAQAH: Maulud Nabi Muhammad Saw

AGH Prof Dr M Faried Wadjedy, Lc MA (Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sulsel)

Makassar, muisulsel.or.id – Saat ini umat Islam di seluruh dunia telah memasuki bulan kelahiran Rasulullah SAW yang umum dikatakan bulan Maulid. Sebagian besar umat Islam di seluruh dunia merayakannya sebagai wujud syukur atas kelahirannya.

Namun demikian, terdapat pula sebagian umat yang tidak melakukan perayaan atau peringatan Maulid dengan dalih tidak ada petunjuk atau dalil dari Rasulullah Saw, sehingga mereka enggan melakukannya.

Memang benar ada hadis yang mengatakan agar tidak melakukan atau menambah-nambah ibadah yang tidak dilakukan oleh Rasulullah karena itu tertolak dan pasti sesat. Tetapi ulama kita juga memang mengakui dan mengikuti hadis tersebut, hanya saja pemahamannya yang berbeda.

Adapun kelompok yang melakukan maulid ini juga menggunakan ayat-ayat Alquran, disamping hadis dan kaidah usul. Yang pertama maulid dijadikan sebagai peringatan sebagaimana dalam Al-Quran Allah memerintahkan untuk memberikan peringatan baik secara individu maupun kelompok.

Dengan peringatan ini maka suatu kelompok akan melaksanakan tabligh akbar dengan menghadirkan dai sebagai pendakwah. Sebagaimana perintah Alquran untuk melakukan perintah amar ma’ruf dan nahi mungkar.

Oleh karenanya jika suatu kelompok hendak melakukan peringatan maulid maka patutlah ia mengetahui bagaimana warna dan oemahaman masyarakatnya, agar terhindar dari keresahan atau salah pemahaman.

Simak ulasannya dalam pengajian rutin berikut linknya.

Kontributor: Nur Abdal Patta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.