Ust Andi Fadhil Aderus, Lc MH
Makassar, muisulsel.or.id – Allah Swt memberikan dua senjata (Sabar dan Syukur) kepada umat Rasulullah Saw yang tidak diberikan umat-umat terdahulu yang mempunyai umur yang panjang dan tubuh yang sangat kuat.
Jika dibandingkan dengan umat Nabi-nabi terdahulu, mereka sangat kuat pisiknya dan umur mereka hingga ratusan tahun bahkan mencapai hingga ribuan tahun.
Oleh karena umat Rasulullah ini, yang rata-rata hanya berumur puluhan tahun dan dengan pisik yang lemah, maka Allah memberikan senjata pamungkas kepada kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari, yakni sabar dan syukur.
Sabar maknanya kita dalam menghadapi segala ujian-ujian yang Allah berikan dalam bentuk apapun, maka kita Sabar menerimanya dan ikhlas menjalaninya.
Sedangkan syukur bermakna kita diberikan rasa syukur apabila Allah menganugerahi kenikmatan kepada kita dan tidak lupa akan kepada-Nya, sehingga dengan rasa syukur inilah yang akan menambah nilai keimanan kepada sang maha pencipta.
Suatu hari Rasulullah bertanya kepada para sahabat siapakah kalian ini? Lalu mereka menjawab kami adalah orang-orang mukmin ya Rasulullah. Lalu Ia bertanya lagi, lalu apa tanda-tanda bahwa kalian adalah orang-orang yang beriman? Mereka menjawab tanda bahwa kami orang yang beriman yakni kami adalah orang-orang yang senantiasa bersabar apabila mendapatkan ujian atau bencana.
Lalu tanda kedua yakni kami senantiasa bersyukur apabila diberikan kebahagiaan, lalu tanda berikutnya adalah kami selalu ridha menerima segala takdir yang di berikan oleh Allah sebagai ujian keimanan kepada kami.
Lalu apa lagi yang menjadi simbol-simbol bagi orang beriman berdasarkan dalil-dalil yang ada? Simak ulasannya dalam video berikut ini.
Kontributor: Nur Abdal Patta

