Prof Dr KH Muhammad Ghalib, MA (Wakil Ketua Umum MUI Sulsel)
Makassar, muisulsel.or.id – Allah SWT menciptakan makhluk di seluruh jagad raya ini dan juga menjamin rezeki dari seluruh makhluk itu. Hal ini menjadi pertanda kepada kita bahwa seluruh manusia itu memiliki kedudukan yang sama yakni sebagai hamba Allah Swt.
Hal itu dijelaskan dalam firman Allah surat Al-Hujurat disebutkan bahwa manusia dijadikan itu terdiri atas laki-laki dan perempuan, berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, agar bisa saling mengenal yang bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan kepada-Nya.
Di ayat yang lain dijelaskan bahwa manusia yang paling mulia disisi Allah adalah yang paling tinggi takwanya. Oleh karenanya seluruh manusia yang ada di muka bumi ini positifnya sebagai hamba. Begitu pun seluruh makhluk di alam jagad raya ini diatur dan dijaga oleh Allah Swt.
Kita diajarkan untuk selalu saling menghargai, sekalipun orang itu berbeda pendapat, berbeda pandangan dan mazhab, bahkan jika berbeda agama sekalipun kita haruslah saling menghargai.
Islam juga mengajarkan agar menghargai perbedaan pendapat dalam Islam, kita tidak boleh menuduh suatu kaum atau kelompok itu sesat hanya karena berbeda pandangan dengan kita. Sebab mereka juga memiliki pegangan dan sepanjang ajaran yang mereka pegang juga bersumber dari Alquran dan sunah-sunah Nabi serta dari para ulama.
Alquran memang mengajarkan untuk saling menghargai, dan bahkan warisan sejarah dan budaya khususnya dalam bidang ilmu fiqih itu terjadi perbedaan. Seperti contoh hubungan antara guru dan muridnya.
Seperti Imam Hanafi dengan mazhab Hanafi mempunyai seorang murid yang bernama Imam Malik dengan mazhabnya Maliki. Begitu pun Imam Syafi’i dengan mazhab Syafi’i yang berguru kepada Imam Malik. Sedangkan Imam Ahmad bin Hambal dengan mazhab Hambali yang berguru dan belajar ilmu fiqih kepada Imam Syafi’i.
Keempat mazhab ini saling menghargai antara satu dengan lainnya, bahkan tidak pernah sekalipun terdengar di antara mereka saling menyalahkan pendapatnya, dan menganggap pendapatnyalah yang benar sedangkan yang lain salah.
Simak penjelasan lengkapnya dalam video kajian rutin di link berikut ini.

