AG. Dr. H. BAHARUDDIN AS., MA. Ketua MUI Makassar / Ketua Yayasan Masjid
Makassar, muisulsel.or.id – Sabar adalah sifat yang dimiliki semua Nabi. Nabi yang memiliki sabar yang paling bertekad adalah para nabi yang disebut Ulul Azmi. Nabi Muhammad diminta untuk memiliki sifat sabar yang dimiliki oleh para nabi ulul azmi sebelumnya. Nabi Muhammad adalah penyempurna dari sifat sabar yang dimiliki nabi sebelumnya.
Sabar merupakan adalah sifat dan perhiasan para Nabi. Jika seseorang memiliki sifat sabar berarti dia mendekati sifat Nabi. Sabar juga merupakan kunci kebaikan yang merupakan jalan spiritual untuk menempuh ke jalan Allah. Orang yang menempuh jalan tersebut harus memiliki kesabaran yang tinggi dalam perjalanannya.
Sabar adalah menahan hati untuk melakukan semua ketetapan hukumnya Allah. Dimana sabar ini dibagi menjadi tiga. Pertama, Sabarnya orang awam dimana menahan hati untuk melakukan kesulitan-kesulitan ketaatan dan menepis segala yang bertentangan dengan aturan yang dilarang
Sabar kedua adalah sabarnya orang khusus adalah menahan nafsu dalam melakukan latihan-latihan spiritual sepertui berzikir atau usaha keras untuk bisa mengendalikan nafsu kepada yang baik. Sabar kedua ini juga selalu merasa kita diawasi oleh Allah.
Bagaimana dengan Sabar pada tingkatan tertinggi. Sabar bagaimanakah yang dimaksud shingga bis adisebut memiliki level sabar yang paling tinggi.
Simak penjelasannya di video dibawah ini

