Ketua Umum MUI Sulsel Hadiri Rukyatul Hilal dan Sidang Isbat

Makassar, muisulsel.or.id – Hadiri rukyatul hilal dan sidang Isbat penentuan akhir Ramadan serta masuknya bulan Syawal, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan Prof Dr KH Nadjamuddin AS, Lc MA, mengungkapkan agar lebih mementingkan persatuan umat.

Dalam sidang isbat yang digelar oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulsel bekerjasama dengan kampus Universitas Muhammadiyah Makassar yang turut dihadiri oleh Kepala BMKG wilayah Makassar selaku pemantau hilal, yang dilakukan di menara Iqra kampus Unismuh Makassar, Selasa 9 April 2024.

Dalam sambutannya, KH Nadjamuddin mengatakan bahwa dirinya secara pribadi sangat mengharapkan adanya persatuan di antara umat Islam terlebih dalam penentuan hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha.

KH Nadjamuddin juga mengungkapkan setelah mendengar penjelasan dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) wilayah IV Makassar setelah melakukan pemantauan hilal awal 1 Syawal 1445 Hijriah mengatakan posisi hilal di ufuk sudah mencapai 5 derajat.

Dengan posisi di 5 derajat tersebut, maka sudah dapat diputuskan bahwa 1 Syawal 1445 Hijriah jatuh pada hari Rabu, 10 April 2024.

Ketum MUI pun mengungkapkan bahwa berpuasa dengan jumlah 29 dan 30 hari itu tidaklah menjadi persoalan, oleh sebab perbedaan fi’liyah dan fiqhiah menurut para ulama terdahulu adalah hal yang biasa.

“Sejak awal sewaktu rapat penentuan awal Ramadan, kami telah memprediksi bahwa kita akan bersamaan dalam hari raya, dan alhamdulillah hal itu bisa terwujud,” ucap guru besar bahasa Arab ini.

Sementara itu, Kakanwil Agama Sulsel H Muh Tonang, S.Ag M.Ag dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur, oleh karena telah terjadinya kesepakatan bersama tentang penentuan bulan Syawal dan menjadi pertanda masuknya hari raya Idul Fitri di tahun ini.

Turut hadir dalam pemantauan tersebut perwakilan dari lembaga LDII, serta Wahdah Islamiyah yang keduanya juga ikut menggunakan teropong dalam pemantauan hilal, bersama seluruh elemen masyarakat yang hadir di puncak menara.

Kontributor: Nur Abdal Patta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.