Makassar, muisulsel.or.id – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Najamuddin memimpin doa pada acara buka puasa bersama Gubernur Sulawesi Selatan di Masjid 99 Kubah, Makassar, Selasa (24/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Najamuddin menyampaikan harapannya agar kegiatan buka puasa bersama ini semakin mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu ikhtiar dalam membangun persatuan dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.Ia juga berharap kegiatan ini terus dilanjutkan di Ramadan berikutnya.
Acara bertajuk Buka Puasa Akbar Raja Salman & Pemprov Sulsel itu menyediakan 7.000 porsi hidangan berbuka yang dibagikan kepada masyarakat dan anak panti asuhan di Makassar. Dari jumlah tersebut, 5.000 porsi merupakan bagian dari program Kerajaan Arab Saudi, sedangkan 2.000 porsi lainnya didukung oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Baznas Sulsel, serta Pemerintah Kota Makassar.
Program ini merupakan bagian dari agenda Ramadan Kerajaan Arab Saudi yang dilaksanakan di lebih dari 120 negara. Hal tersebut menjadi wujud kepedulian dan kedermawanan Salman bin Abdulaziz Al Saud terhadap umat Islam di berbagai belahan dunia.

Acara ini turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia Syekh Barraq Al-Amir, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Ustadz Dzulqarnain M. Sunusi selaku Mudir I-Salam, serta jajaran Forkopimda dan sejumlah bupati/wali kota se-Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Syekh Barraq Al-Amir menyampaikan bahwa program buka puasa tersebut merupakan bentuk perhatian dan komitmen Kerajaan Arab Saudi untuk berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan serta mempererat hubungan persaudaraan antara Arab Saudi dan Indonesia.
Pada rangkaian kegiatan itu juga dilakukan penyerahan Al-Qur’an spesial berlapis emas kepada Gubernur Sulawesi Selatan dan sejumlah pimpinan Forkopimda sebagai simbol persaudaraan dan eratnya hubungan kedua negara.
Momentum Ramadan ini tidak hanya menghadirkan kebersamaan, tetapi juga memperkuat nilai ukhuwah Islamiyah dan hubungan bilateral Indonesia–Arab Saudi.
*Irfan Suba*
