Makassar,muisulsel.or.id – Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel Dr KH Syamsul Bahri Abd Hamid Lc MA menghadiri acara Tiga Pilar (Lurah/Kades, Babinsa dan Bhabinkamtibmas) di wilayah Sulawesi Selatan Deklarasi Jaga Pilkada Serentak Damai, berlangsung di Tribun Lapangan Karebosi, Kota Makassar Rabu 28 Agustus 2024.
Tampak KH Syamsul Bahri memakai baju kokoh putih dan kopian hitam duduk disamping Dr KH Amirullah Amri yang juga merupakan ketua Komisi Dakwah MUI Sulsel.
Deklarasi pilkada damai dilakukan Tiga Pilar dalam rangka Cooling System menjelang pilkada serentak pemilihan Pasangan Calon Gubernur Sulsel dan pasangan calon bupati dan pasangan calon Walikota di Sulawesi Selatan 27 November mendatang.

Deklarasi pilkada damai tiga pilar dihadiri Pj Gubernur Sulsel Prof. DR. Zudan Arif Fakhrulloh, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi dan Pangdam XIV/Hasanuddin, para bupati Walikota se Sulawesi Selatan. Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengatakan cinta kepada tanah air diwujudkan dengan menjaga tanah tempat berpijak dan disitu langit dijunjung, maka yang tinggal di Makassar, dialah yang menjaga Makassar yang tinggal di Sulawesi Selatan masyarakatnya lah yang menjaga Sulawesi Selatan.
“Sulawesi Selatan adalah tanah kita sebagai rumah kita, kita jaga agar Pilkada dalam rangka memilih pemimpin Sulawesi Selatan berlangsung penuh kegembiraan, aman, damai dan terpilih pemimpin yang kita harapkan,”Ujar Prof. Zudan Arif Fahrulloh.
Usai Deklarasi Tiga Pilar, Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi mengungkapkan bahwa Deklarasi Damai Pilkada di Sulsel dihadirkan tiga Pilar, karena tiga adalah unsur utama dalam pemerintahan, bahkan hingga provinsi berkumpul bersama untuk menyatukan persepsi menciptakan pilkada damai di Sulawesi Selatan. “Tujuan utama dari pertemuan ini adalah menyatukan pendapat, pandangan dan menyatukan visi bagaimana caranya Pilkada berjalan dengan aman dan damai di Sulawesi Selatan, “Ucap Irjen Pol Andi Rian Djajadi.
Tiga unsur utama pemerintahan ini tugas pokoknya masing-masing sudah jelas, tugas Polri seperti apa, TNI apa dan juga dari pemerintah sudah jelas seperti apa tugasnya, tinggal kita bergandengan tangan bersama-sama dan bersinergi bersama-sama, kita pastikan ASN, TNI dan Polri netral di dalam pelaksanaan Pilkada serentak kali ini, “tegasnya.
Sementara Pangdam XIV/ Hasanuddin, Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun menyatakan TNI, Kepolisian, pemerintah daerah menjamin bahwa pelaksanaan Pilkada nanti berjalan aman dan damai. “Yang paling penting adalah menjadi tanggungjawab bersama untuk menjaga kondisi wilayah agar aman dan damai, TNI sendiri siap membantu untuk menciptakan situasi yang aman dan damai, “Ujar Mayjen Bobby Runal Makmun.
Irfan Suba Raya
