Makassar, muisulsel.or.id – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. KH. Najamuddin, Lc., M.A., memimpin doa pada acara puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Nasional yang digelar di Hotel Claro Makassar, Sabtu (11/7/2026).
Prof. Najamuddin tampil mengenakan jas hitam dan kopiah hitam. Dengan penuh kekhusyukan, ia memimpin doa di hadapan ribuan peserta yang memadati lokasi kegiatan.
Peringatan HKG PKK ke-54 tahun ini berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar 5.000 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan komitmen Tim Penggerak PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) sekaligus Pelindung Tim Penggerak PKK Pusat, Selvi Ananda Gibran. Ia membuka secara resmi rangkaian acara sekaligus melepas peserta Jalan Sehat Anti Mager yang diikuti rombongan Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni), seluruh Ketua TP PKK, serta Ketua Dekranasda provinsi maupun kabupaten/kota se-Indonesia.

Dalam doa yang dipanjatkan, Prof. Najamuddin mengawali dengan pujian kepada Allah SWT serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Ia memohon agar seluruh rangkaian kegiatan HKG PKK ke-54 diberi rahmat, keberkahan, dan kesuksesan.
Selain itu, ia juga berdoa agar Allah SWT membuka hati seluruh peserta untuk menerima ilmu dan manfaat dari kegiatan tersebut, serta menjadikan setiap diskusi dan keputusan yang dihasilkan membawa maslahat bagi keluarga-keluarga di seluruh Indonesia.
Prof. Najamuddin turut memohon perlindungan dan kekuatan bagi para ibu dan kader PKK di seluruh pelosok negeri agar senantiasa diberikan kesehatan, semangat, dan keteguhan dalam menjalankan pengabdian membangun ketahanan keluarga, mencerdaskan generasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menutup doanya, Ketua Umum MUI Sulsel memohon kepada Allah SWT agar semangat gotong royong dan pengabdian terus terpelihara di tengah keluarga besar PKK. Ia berharap gerakan PKK senantiasa menjadi wadah yang menghadirkan keberkahan, menebarkan kasih sayang, serta menjadi benteng moral bagi bangsa Indonesia, sekaligus memohon petunjuk dan taufik bagi para pemimpin serta seluruh peserta agar setiap ikhtiar yang dilakukan membawa kemajuan dan kebahagiaan bagi seluruh rakyat Indonesia.
*Irfan Suba Raya*
