Konferensi Muslimat NU, Ketum MUI Harap Bantu Program Pemerintah

Makassar, muisulsel.or.id – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel Prof Dr KH Nadjamuddin Abd Safa Lc MA menghadiri pembukaan Konferensi Wilayah (Konferwil) XI Pengurus Wilayah Muslimat NU Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), di Kampus Universitas Islam Makassar (UIM), Selasa 25 Juli 2023.

KH Nadjamuddin berharap konferensi Muslimat NU ini bisa menghasilkan rumusan-rumusan baru yang bisa diaplikasikan di masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar Muslimat NU terlibat dalam kegiatan pemerintahan atau mendukung program pemerintah di Sulsel.

“Banyak program pemerintah yang butuh keterlibatan Muslimat NU seperti masalah stunting dan juga program buta aksara Alquran oleh Gubernur Sulsel, ” katanya yang juga memimpin doa.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat Nahdatul Ulama  (NU), Dra Hj Khofifah Indar Parawansa dalam sambutanya mengajak seluruh pengurus Muslimat NU untuk aktif terlibat dalam pencegahan dan penanganan stunting. Muslimat NU diminta menjadi  anak yang terindikasi stunting.

Khofifah mengukuhkan 21 Bunda Asuh anak stunting lingkup Sulsel. Mereka adalah perwakilan dari pengurus Muslimat NU tingkat kabupaten/kota. Diminta Khofifah, peran penanganan stunting mesti dilakukan secara masif dan terkoordinasi melibatkan seluruh pihak terkait.

“Saya minta tolong (penanganan stunting) bukan saja yang diselamatkan selendang, hanya 21. Di Muslimat NU kan ada pengurus lain juga, tolong selalu komunikasi dengan camat dan BKKBN yang tahu data indikasi stunting,” kata Gubernur Jawa Timur ini.

Menurut dia, pengurus Muslimat NU harus terjun langsung melakukan intervensi untuk mencegah stunting. Caranya sederhana dan sudah beramal pula. Cukup dengan menyediakan satu telur per hari atau 30 telur per bulan untuk anak yang terindikasi stunting. Hal itu disebutnya tidak akan membuat orang miskin.

Khofifah menegaskan, langkah Muslimat NU yang menaruh atensi terhadap pencegahan stunting lantaran menyangkut generasi masa depan bangsa. Terlebih, saat ini semua pihak di tanah air tengah menyongsong Indonesia Emas 2045. Nah, hal itu tentunya hanya bisa terwujud bila generasi penerus bangsa sehat.

Gubernur Sulsel H Andi Sudirman Sulaiman juga berharap Muslimat NU turut aktif membantu program pemerintah seper program Tahfiz Quran.

Saya berharap Muslimat NU bisa membantu program Pemprov seperti baca Quran, Stunting, dan juga persoalan angka perceraian yang makin meningkat di Sulsel, ” katanya dalam sambutanya.

Ketua Muslimat NU Sulsel Dr Ir Hj Andi Majdah M Zain M Si dalam sambutan sangat bangga dengan kehadiran Tokoh Perempuan sekaligus Gubernur Jawab Barat Khofifah Indar Parawansa. Ia berharap agar Khofifah bisa memberikan masukan dan pencerahannya.

Majdah juga menjelaskan konferensi ini dimaksudkan sebagai ajang evaluasi kepengurusan, berkaitan dengan program kerja lima tahun lalu. Ia juga melaporkan kegiatan Muslimat NU yang merupakan program kerja yang suda terlaksana.

Turut Hadir Prof Dr KH Muammar Bakry Lc MA (Sekum MUI Sulsel) Dr KH Hamza Harun, Dr KH Baharuddin As (Ketum MUI Makassar) ,HM Irfan Sanusi (Baznas Sulsel) , Fatmawati Kalla (Ketua Yayasan Al-Ghazali) dan tokoh NU Sulsel lainya.

Irfan Suba Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.