Makassar, muisulsel.or.id – Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan melalui Komisi Fatwa menggelar pertemuan di Carpet Al-Barakat, Jalan Boulevard Makassar pada Selasa 3 Maret 2026.
Kehadiran ulama asal Sulawesi Selatan tersebut menjadi salah satu momen penting, mengingat Masjid Istiqlal merupakan masjid nasional sekaligus ikon kebanggaan umat Islam di Indonesia.
Khutbah Jumat yang dibawakan oleh KH. Muammar Bakry kali ini mengangkat tema “Meraih Derajat Taqwa: Menjaga Konsistensi Ibadah.” Tema tersebut dinilai sangat relevan, khususnya dalam mengingatkan umat Islam agar tetap menjaga kualitas dan konsistensi ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Menariknya, pelaksanaan khutbah Jumat ini tidak hanya diikuti oleh jamaah yang hadir langsung di Masjid Istiqlal. Masyarakat luas juga dapat menyaksikan secara langsung melalui berbagai platform siaran.
Khutbah tersebut akan ditayangkan melalui siaran langsung TVRI, serta live streaming di kanal YouTube dan Facebook resmi MUI Sulsel.

KH Muammar Bakry mengungkapkan bahwa kesempatan menjadi khatib di Masjid Istiqlal merupakan agenda rutin yang setiap tahun ia jalani. Menurutnya, jadwal tersebut diberikan langsung oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Gurutta Nasaruddin Umar.
“Ini adalah jadwal pertama saya di awal tahun ini untuk menjadi khatib di Masjid Istiqlal. Biasanya setiap tahun saya memang diberikan jadwal oleh Imam Besar Masjid Istiqlal,” ujarnya saat ditemui beberapa hari sebelum pelaksanaan khutbah.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya warga Sulawesi Selatan, untuk turut mengikuti khutbah tersebut melalui siaran daring yang akan disediakan oleh tim media MUI Sulsel.
“Bagi masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan secara umum, khutbah ini bisa disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube dan Facebook Official MUI Sulsel. Nanti link live-nya akan dibagikan oleh tim media,” tambahnya.
Dengan adanya siaran langsung ini, diharapkan pesan-pesan keagamaan yang disampaikan dapat menjangkau masyarakat lebih luas dan menjadi pengingat bersama untuk terus meningkatkan kualitas ibadah serta meraih derajat ketakwaan.
Kontributor: NAP
