Makassar, muisulsel.or.id – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Sulawesi Selatan telah resmi dilantik oleh Pj Gubernur Dr Bahtiar Baharuddin, MSi. Usai dilantik Prof Dr H Wahyuddin Naro mengucapkan terimakasihnya atas terlaksananya pelantikan tersebut.
Kegiatan ini dirangkai dengan MoU pemerintah provinsi Sulsel bersama Kodam XIV Hasanuddin yang ditandatangani langsung oleh Pangdam, dan disaksikan oleh seluruh unsur forkopimda Sulsel yang turut hadir.
Usai dilantik, Wahyuddin Naro yang juga selaku Ketua Komisi Hubungan Antar Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan mengucapkan terimakasih kepada Pj Gubernur atas amanah yang diberikan kepada dirinya, dan juga kepada seluruh pemimpin majelis agama, dan kepada Ketua Umum MUI Sulsel yang telah memberikan rekomendasi terhadap dirinya.
Ia mengatakan bahwa ini adalah tanggung jawab yang besar yang di embannya, dan yang terutama menurutnya adalah bagaimana menjadi penjembatan untuk membangun nilai-nilai toleransi.

Ia melanjutkan penjelasannya akan tujuan dari FKUB adalah bagaimana membangun kerjasama serta menjadikan dialog sebagai sebuah jembatan.
“Tujuannya adalah bagaimana agar terimplementasi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan dan nilai-nilai keadilan terhadap perbedaan perbedaan yang ada untuk sebuah kesatuan,” katanya usai dilantik di ruang pola Kantor gubernur Sulsel, Selasa, 26 Maret 2024.
Dirinya menitipkan harapannya kepada para pengurus yang telah dilantik agar bisa mensinergikan seluruh potensi yang ada, di tambah lagi masih hadirnya pengurus lama sebagai kontinuitas dan dari para majelis agama yang lain.
Saat ini yang akan menjadi fokus utama FKUB kata Wahyuddin Naro yakni bagaimana mensosialisasikan nilai-nilai kebersamaan dan toleransi pasca pemilu dan kedepannya akan menghadapi musim pilkada.
Ditempat yang sama, Pj Gubernur dalam sambutannya mengungkapkan agar apa yang telah baik saat ini agar lebih ditebalkan lagi kebaikannya. Karena forum ini lahir oleh keinginan seluruh pemimpin majelis agama yang ada di Indonesia.
Pelantikan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum MUI Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin, Kasau, Danlantamal, serta seluruh unsur forkopimda Provinsi, serta seluruh pemimpin agama yang ada di Makassar.
Kontributor: Nur Abdal Patta
