JANGAN HABISKAN HIDUP UNTUK MENANG

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) (Empat nasihat sederhana untuk berdamai dengan diri, sesama, dan kehidupan). Ada kebenaran yang tidak selalu harus dibuktikan, kesalahan yang tidak perlu dipertahankan, kelemahan yang tak perlu disembunyikan, dan luka yang tidak harus dibawa sepanjang usia. *Pertama,* jika engkau benar, jangan habiskan hidup untuk membuktikan bahwa engkau benar. Tidak…

Baca Selengkapnya

PERAMPASAN ASET: KORUPTOR YANG TAKUT, ATAU DPR YANG RAGU?

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) (Antara keberanian mengejar harta hasil kejahatan dan ketakutan memberi negara kewenangan yang terlalu besar). Ada satu pertanyaan sederhana yang seharusnya menggema di gedung DPR: jika harta hasil korupsi memang milik rakyat, mengapa mengembalikannya kepada rakyat harus begitu lama? RUU Perampasan Aset bukan sekadar agenda legislasi. Ia adalah ujian…

Baca Selengkapnya

TIGA PROGRAM BESAR, SATU PERTANYAAN BESAR: Benarkah Untuk Rakyat?

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) (Menimbang Niat Baik , Efektivitas , APBN, dan Kepercayaan Publik) Tidak adil jika seluruh kebijakan pemerintah hanya dilihat dari sisi kritik. Banyak langkah Presiden Prabowo Subianto patut diapresiasi karena menyentuh langsung kehidupan rakyat, terutama di desa, pesisir, pegunungan, dan pedalaman. Pembangunan jembatan membuka jalan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan…

Baca Selengkapnya

MUKTAMAR KE-35 NU: BERGANTI NAHKODA ATAU BERUBAH ARAH?

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) (Tambakberas bukan sekadar tempat memilih pemimpin, tetapi panggung untuk menentukan masa depan NU). Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, 27–31 Agustus 2026, bukan sekadar agenda lima tahunan untuk memilih Rais Aam dan Ketua Umum PBNU. Ia adalah momentum penting untuk menentukan ke…

Baca Selengkapnya

RUPIAH BOLEH ANJLOK, TAUHID JANGAN: Kompas Muslim di Tengah Ekonomi yang Sulit

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ada kalanya persoalan ekonomi terasa jauh dari kehidupan kita. Kurs dolar, inflasi, suku bunga, cadangan devisa, dan neraca perdagangan terdengar seperti bahasa para ekonom. Tetapi ketika rupiah melemah, dampaknya segera hadir di pasar, warung, usaha kecil, biaya pendidikan, transportasi, hingga pengeluaran rumah tangga. Data Bank Indonesia menunjukkan JISDOR…

Baca Selengkapnya

MAULID DAN KERENGGANGAN SOSIAL (Menjadi Jembatan Ditengah Masyarakat Yang Terbelah)

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Maulid Rasulullah SAW. bukan sekadar mengenang kelahiran manusia agung, tetapi momentum menghidupkan kembali akhlak kenabian di tengah masyarakat yang semakin mudah terhubung, namun semakin mudah terbelah. Setelah mencintai Rasulullah SAW. sudahkah akhlaknya hadir dalam cara kita berbicara, berbeda, mengkritik, memaafkan, dan memperlakukan sesama? Rasulullah SAW. lahir di tengah…

Baca Selengkapnya

TEGAR: Jangan Jadikan Luka Sebagai Rumah

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ada manusia yang tampak kuat bukan karena hidupnya mudah, tetapi karena setiap kali kehidupan meruntuhkannya, ia selalu menemukan alasan untuk bangkit. Ia pernah kecewa, kehilangan, dikhianati, bahkan menangis dalam diam, tetapi tidak membiarkan luka mengubahnya menjadi manusia yang kehilangan iman, akal, dan kasih. Tegar bukan berarti tidak menangis,…

Baca Selengkapnya

81 TAHUN MERDEKA: Kita Merdeka, Atau Hanya Berganti Penjajah

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Kemerdekaan bukan hadiah. Ia lahir dari darah, air mata, doa, keberanian, dan pengorbanan para pahlawan. Mereka tidak mewariskan Indonesia untuk sekadar dihuni, tetapi untuk dijaga, dibangun, dan diwariskan dengan kehormatan. Karena itu, setelah 81 tahun Indonesia merdeka, pertanyaan kita tidak cukup hanya, “Apakah Indonesia sudah merdeka?” tetapi lebih…

Baca Selengkapnya

SAAT SEMUA JALAN BUNTU, INGAT DOA NABI YUNUS

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Terdapat masa ketika manusia merasa seluruh jalan seakan tertutup. Tidak ada lagi sandaran yang dapat diandalkan, dan kehidupan terasa gelap tanpa arah. Namun justru di titik paling sunyi itulah, Allah mengajarkan bahwa keterbatasan manusia bukanlah akhir, melainkan awal dari kesadaran bahwa hanya Dia yang Maha Membuka jalan. Di…

Baca Selengkapnya

Pro-Kontra Pendirian Universitas Republik Indonesia

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk mendirikan Universitas Republik Indonesia (URI) merupakan salah satu visi besar yang lahir dari cita-cita membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat global. Dalam berbagai kesempatan, Presiden menegaskan bahwa masa depan suatu bangsa tidak lagi ditentukan oleh melimpahnya…

Baca Selengkapnya
Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.