Waketum MUI Sulsel Hadiri Musda MUI Luwu, Tekankan Peran Ulama dan Islam Wasathiyah

Belopa, muisulsel.or.id – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Prof Dr KH Mustari Bosra, MA, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) MUI Kabupaten Luwu yang digelar di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Luwu, Senin, 26 Januari 2026. Musda ini mengusung tema “Meneguhkan Peran Majelis Ulama Indonesia dalam Merajut Ukhuwah dan Islam Wasathiyah.”

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Luwu H. Patahudding, Ketua MUI Luwu Drs KH Nasaruddin, Ketua Baznas Luwu, unsur Forkopimda, serta seluruh jajaran pengurus MUI Kabupaten Luwu.

Kehadiran unsur pemerintah daerah menandai kuatnya sinergi antara ulama dan umara dalam membangun kehidupan keumatan yang harmonis.

Dalam sambutannya, KH Mustari Bosra menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Musda tersebut. Ia juga secara khusus mengapresiasi kehadiran dan dukungan Bupati Luwu terhadap MUI dan gerak dakwah ulama di daerah.

“Saya mengucapkan selamat bermusyawarah. Semoga Musda ini berjalan secara uswatun hasanah, penuh amanah, dan mampu melahirkan keputusan-keputusan terbaik untuk umat,” ujar Direktur Politeknik Muhammadiyah Makassar itu.

Ia berharap Musda MUI Luwu tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga melahirkan program-program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, MUI ke depan dituntut semakin adaptif dan responsif terhadap dinamika umat.

Lebih jauh, KH Mustari Bosra menegaskan tiga peran utama ulama dalam tubuh MUI. “Pertama, MUI adalah khadimul ummah atau pelayan umat, yang memberikan respon cepat terhadap masyarakat terkait urusan keagamaan. Kedua, MUI sebagai shadiqul hukumah, mitra strategis pemerintah, juga dalam urusan kemaslahatan umat. Dan ketiga, MUI berperan sebagai himayatul ummah, pelindung umat dari paham-paham menyimpang dan ekstrem,” tegasnya.

Ia juga berharap Musda ini mampu melahirkan figur-figur ulama yang berkomitmen pada nilai-nilai Islam wasathiyah—Islam yang moderat, sejuk, dan merangkul semua golongan.

Musda MUI Luwu ditutup dengan sesi foto bersama antara Bupati Luwu dan jajaran ulama MUI sebagai simbol kebersamaan dan komitmen menjaga ukhuwah di Bumi Sawerigading.

Kontributor: NAP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.