Makassar muisulsel.or.id. – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel, Prof Dr KH Nadjamuddin Abd Safa Lc MA mengapresiasi program “Khatmul Qur’an dan Imtihan Al-Biruni XI Mandiri yang diadakan di Hotel The Rinra Makassar pada Sabtu, 17 Februari 2024.
Dalam sambutannya Prof Nadjamuddin mengapresiasi program Al Biruni yang menciptakan banyak penghafal Al-Quran.
“Luar biasa sekali memiliki anak-anak penghafal Al-Quran. Orang yang menghafal Al-Quran akan membawa manfaat bagi orang tua dan membawa masuk surga,” ungkap Prof Nadjamuddin.
Prof Nadjamuddin mengutip hadis Rasulullah saw, , “Barangsiapa yang menghafal Al-Qur’an dan mengamalkan isinya, maka akan dipakaikan kepada kedua orang tuanya mahkota pada hari kiamat.”.
Tak hanya apresiasi Prof Nadjamuddin juga menyampaikan kabar gembira dari MUI Sulsel yang telah bekerjasama dengan kampus ternama di Uzbekistan untuk program studi Islam secara gratis.
“Jadi kami dari MUI Sulsel pada Desember 2023 kemarin telah melakukan kunjungan dan kerjasama dengan kampus ternama di Uzbekistan. Kami berharap santri Al Biruni bisa mengikuti program ini, ” harapnya.

Lanjutannya adapun syaratnya adalah fasih membaca Alquran dan Bahasa Arab. “Nanti kita uji di MUI baru direkomendasikan ke Uzbekistan.Adapun studinya secara gratis dan hanya menyediakan ongkos transportasinya ke Uzbekistan, ” katanya.
Sebelumnya MUI Sulsel telah melakukan MOU yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum MUI Sulsel AG Prof KH Dr Nadjamuddin bersama Wakil Rektor Juraev Abror Turobovich yang disaksikan oleh seluruh rombongan yang hMUI Sulsel yang hadir pada Desember 2023.
Dalam wisuda ini sebanyak 145 SIT Al Biruni, ikut khatmul quran imtihan XI. Program Khatmul Qur’an dan Imtihan XI Al-Biruni Mandiri Tahun 2024 kali ini mengangkat tema, “Membentuk Generasi Qur’ani Dalam Mengubah Peradaban,” diuji dan dipimpin langsung oleh trainer Ummi Pusat Surabaya.
Direktur Pendidikan Muh Arafah Kube mengatakan, kegiatan ini menunjukkan hasil pembelajaran Al-Quran dengan tiga tahapan: tartil, hafalan, dan terjemahan Al-Quran, dengan harapan menciptakan anak-anak yang menjadi ulama pemimpin.
“Jadi bukan sekadar hafal tapi menjadi orang hebat dari berbagai bidang dan soleh,” tambahnya.
Irfan Suba Raya
