HIBURAN: Agar Puasa Bermakna, Beberapa Hal ini Harus Dilakukan

Makassar, muisulsel.or.id – Agar puasa lebih bermakna kita dianjurkan untuk melakukan aktivitas ibadah yang dapat memperkuat iman kita kepada Allah swt.

“Abu Bakar Ash-Shiddiq sahabat nabi pernah mengatakan bahwa untuk memahami waktu yang terbaik bukan hanya waktunya mulia tetapi kita juga mampu melakukan sesuatu yang baik atas kemuliaan yang ada di dalamnya.

Sama halnya ketika kita katakan bahwa bulan Ramadhan adalah mulia tetapi kita tidak melakukan aktifitas kebaikan tentu kemuliaan tersebut tidak berarti, ” kata Prof Dr KH Abustani Ilyas M Ag dalam ceramahnya yang tayang di YouTube MUI Sulsel pada Jumat 15 Maret 2024 dalam program “Hikmah Bulan Ramadan”

Berikut beberapa hal yang harus dilakukan agar puasa kita bermakna :

Persiapan Iman
Dengan iman itulah menjadi motivasi bagi diri kita meyakini bahwa amal kebaikan di bulan Ramadan sangat berkah dan mendapatkan balasan yang lebih baik ,sehingga muncul motivasi dalam diri untuk melakukan berbagai amaliah atau aktivitas kebaikan.

Mentalitas untuk Berubah
Berupaya meningkatkan kebaikan secara kuantitas dan kualitas lain dari sebelumnya. Mungkin ibadah sholat sunah diperbanyak dan juga meningkatkan kekhusyuan dalam beribadah .

Persiapan Materi
Dengan materi kita bisa bersedekah atau berbagi baik di masjid atau menyantuni anak yatim. Dengan materi inilah kita bisa gunakan sebagai alat untuk mendekatkan diri kepada Allah swt.

Dengan melakukan ketiga hal tersebut baik sholat dan sedekah kita akan mendapatkan balasan pahala dari Allah swt

Sebelumnya Ketua Bidang Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan ini mengutip ayat Al-Qur’an surat Al Baqarah ayat 183, Allah swt berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ.

Yang artinya: “Wahai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu. (Berpuasa) agar kamu bertakwa.”

“Dari ayat tersebut dapat kita pahami bahwa yang diundang itu orang yang beriman. Disini kita maknai bahwa yang bisa menghargai untuk ibadah puasa adalah orang beriman, ” jelasnya.

Simak Video lengkapnya

Irfan Suba Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.