Makassar, muisulsel.or.id – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan AG Prof Dr KH M Faried Wadjedy, Lc MA, memberikan tausyiah dan hikmah Ramadan yang mengangkat tema Tujuh Langkah Sukses Dunia Akhirat.
AGH M Faried Wadjedy dalam tausyiahnya menyampaikan bahwa semua manusia pasti menginginkan yang namanya kesuksesan. Hal itu ia ulas dalam ceramah tarawih di Masjid Raya Makassar, pada malam keenam.
Dalam Alquran surat An-Nahl ayat 97 yang artinya berbunyi: Barang siapa yang melakukan perbuatan baik menurut tuntunan agama, baik dari laki-laki maupun dari perempuan yang beriman maka Pasti Kami akan memberikan kehidupan kepadanya dengan kehidupan yang baik, dan Pasti Kami akan balas dengan pahala yang telah mereka lakukan daripada apa yang telah mereka lakukan ketika hidup di dunia.
Adapun langkah-langkah kesuksesan itu diawali dengan melakukan kebaikan-kebaikan. Kemudian Langkah yang kedua ialah Ikrar, hal ini bertujuan untuk menjadikan diri kita sebagai sumber kebaikan. Siapa yang telah melakukan suatu kebaikan, maka ia telah berbuat kebaikan untuk dirinya walaupun secara lahiriah kebaikan itu untuk orang lain.
Lalu langkah kesuksesan yang ketiga adalah, melakukan kebaikan itu di mana pun ada kesempatan. Oleh karena tidak selamanya kesempatan untuk kebaikan itu datang untuk kedua kalinya. Adapun langkah selanjutnya yakni hendaklah kita tidak membeda-bedakan antara perbuatan kecil dan perbuatan besar.
Langkah kelima ialah lakukanlah kebaikan itu dengan memberikan yang terbaik, dan dengan semaksimal mungkin. Para orang tua terdahulu telah berpesan bahwa hendaklah kita bekerja secara tuntas dan sebaik-baiknya.
Lalu langkah keenam yakni janganlah membeda-bedakan orang dengan orang. Maksudnya adalah hendaklah kita jangan membedakan setiap orang. Dan langlah kesuksesan yang terakhir adalah janganlah ada rasa balas dendam.
Simak video lengkapnya

