Di seminar Kajian Kontemporer, Ketum MUI Ungkap Khodam Sama Dengan Syaitan

Makassar, muisulsel.or.id – Dalam rangka seminar kajian kontemporer bekerjasama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Region X Makassar, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan ungkap bahwa khodam itu sama halnya dengan syaitan yang harus dihindari.

Seminar Kajian Kontemporer ini terlaksana di aula masjid Al-Markaz Al-Islamic Center Makassar, pada Senin 19 Agustus 2024, yang di hadiri oleh ratusan peserta dari MUI Kabupaten/Kota, dan juga disaksikan oleh Sekretaris Umum Prof Dr KH Muammar Bakry, bersama Bendahara Umum MUI Ir H Andi Thaswin Abdullah, beserta sejumlah pengurus MUI lainnya.

Pimpinan Bank BSI Region X Makassar Sukma Dwie Priardi mengatakan bahwa pihaknya siap bersinergi dan mensukseskan program-program MUI Sulsel. Ia pun mengatakan kalau kedepannya BSI sedang menjalankan program digitalisasi perbankan yang akan dimulai dari masjid-masjid besar yang ada di Makassar dan luar daerah uang menjadi ikonnya.

Sementara itu, Ketum MUI Sulsel dalam ulasan materinya mengungkapkan akan posisi dan keberadaan para jin dan syaitan yang menjelma menjadi khodam dan bertugas untuk menggoda manusia agar berbuat maksiat hingga kiamat nanti

“Dalam Alquran dikatakan bahwa memang ada makhluk halus yang tidak dapat dilihat oleh mata manusia, namun mereka bisa melihat kita,” kata guru besar bahasa Arab ini.

Dirinya menjelaskan dalam kutipan hadis bahwa semua manusia memiliki Qarin yang mengikuti manusia sejak ia lahir sampai ia mati. Qarin ini adalah seorang jin yang terus menerus mengikuti manusia kemana ia pergi dan tidak pernah meninggalkannya.

“Menurut pendapat sebagian ulama bahwa bekerjasama dengan jin itu boleh-boleh saja, selama ia bisa memastikan dirinya tidak akan terjerumus ke lembah kesyirikan dan ia bisa mengendalikannya,” papar KH Nadjamuddin.

Ketum MUI dalam kesimpulan ulasannya menjelaskan bahwa syaitan dan manusia tidak akan berhenti untuk menggoda manusia agar mereka terjerumus dan melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Setiap manusia mempunyai jin yang mengikutinya dan dinamakan Qarin. Bekerjasama dengan mereka itu boleh-boleh saja, namun Allah sudah memperingatkan agar berhati-hati sebab mereka akan menuntut sesuatu sebagai balasan atas bantuannya selama ini.

Kontributor: Nur Abdal Patta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.