Akhir Tahun, Ganas Annar MUI Sulsel Bahas Penyalahgunaan Narkoba

Makassar, muisulsel.or.id – Ketua Gerakan Nasional Anti Narkoba Majelis Ulama Indonesia (Ganas Annar MUI) Sulawesi Selatan Dr KH Waspada Santing, dalam programnya mengadakan kegiatan Fokus Grup Diskusi yang bertemakan “Membangun Kolaborasi Pencegahan Dini Penyalahgunaan Narkoba”.

“Melalui forum grup diskusi ini, kita berharap dengan kehadiran empat tokoh sebagai narasumber, kita bisa mendapatkan pencerahan baik dari segi agama, maupun dari segi hukum dan akibat sosialnya akan bagaimana bahayanya narkoba yang pastinya dapat merusak generasi penerus bangsa,” ujar Waspada Santing.

Waspada pun mengungkapkan bahwa dengan diskusi ini, masyarakat ingin mendapatkan gambaran secara syar’i bagaimana pentingnya pendekatan keagamaan dalam upaya pencegahan dini penyalahgunaan narkoba, yang saat ini menurut kepolisian bahwa Sulawesi Selatan berada pada peringkat kelima nasional tentang darurat narkoba.

Kegiatan ini terlaksana di hotel Swiss Bell Jl. Adhyaksa Baru, Makassar, dengan menghadirkan 4 narasumber antara lain, Dr KH Yusri Arsyad, Lc MA selaku narasumber dari MUI Sulsel, sedangkan narasumber berikutnya yakni Kepala Balai Rehabilitasi BNNP Makassar, Kepala Direktorat Serse Narkoba Polda Sulsel, dan Kepala Kesbangpol Provinsi Sulsel.

Waspada Santing dalam sambutannya mengatakan, Ganas Annar telah melakukan banyak Kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya pihak instansi pendidikan. Dalam FGD inipun Ketua Ganas Annar telah melakukan MOU dengan Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia (IPPI) dan juga MOU dengan Rektor Universitas Sawerigading Makassar, dan hal itu adalah MOU yang ketiga belas dan keempat belas.

Ketua Ganas Annar pun berharap dengan hadirnya instansi kepolisian dapat memberikan bagaimana gambaran secara faktual akan kondisi darurat narkoba yang ada di Sulawesi Selatan, sehingga provinsi Sulsel bisa berada di peringkat sepuluh terbesar yang ada di Indonesia saat ini.

“Kita pun berharap dengan kehadiran narasumber dari Kesbangpol Provinsi ini, dapat memberikan pencerahan dan gambaran bagaimana upaya pemerintah dalam penerbitan Perda yang hingga saat ini belum mampu menahan laju perkembangan penyalahgunaan narkoba ini,” Ungkap Waspada Santing.

Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Makassar, hadir pula Ketua Muhammadiyah Makassar, dan sejumlah perwakilan dari ormas Islam lainnya.

Kontributor: Nur Abdal Patta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.