Makassar, muisulsel.or.id – Penjabat Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Syahban Sammana membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda ke-VIII) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pangkep di hotel Denpasar, Jalan Boulevard, Makassar, Ahad 17 November 2024.
Musda MUI Kabupaten Pangkep ini juga mengambil tema “MUI Bersama Umat, Sukseskan Pilkada Damai 2024” ini disaksikan langsung oleh Sekretaris Umum MUI Sulsel Prof Dr KH Muammar Bakry, bersama Kakan Kemenag Kabupaten Pangkep dan sejumlah forkopimda.
Syahban Sammana mengungkapkan peran MUI dalam mensukseskan pemilu 2024 sangat diharapkan, terutama aktif dalam membantu pemerintah untuk menjaga keamanan.
“Saya berharap dalam Musda ini, MUI khususnya Kabupaten Pangkep bisa melahirkan pemimpin yang dapat memperkuat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat. Selain itu MUI juga diharapkan dapat menjadi Mitra pemerintah yang baik di masa yang akan datang sesuai perkataan Sekretaris Umum MUI Sulsel,” lanjutnya.
Lebih jauh Syahban Sammana Mengatakan agar MUI dapat terus aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama membawa aspirasi ke umatan.

Pj Bupati juga menjanjikan bahwa kedepannya pihaknya akan memberikan hibah yang lebih banyak lagi, demi menunjang kegiatan dan lancarnya program-program yang akan direncanakan oleh MUI.
“Sebagai mitra pemerintah, saya berharap MUI juga bisa mewakili program-program pemerintah, misalnya terkait dengan situasi dan kondisi saat ini di mana masyarakatnya akan menghadapi pilkada. MUI dapat menyampaikan pada masyarakat bahwa haram menerima uang dari para calon untuk dipilih nantinya,” tegas Syahban Sammana.
Sementara Sekum MUI Sulsel Prof Dr KH Muammar Bakry, menegaskan dalam sambutannya agar MUI jangan menjadi seperti pemadam kebakaran yang diundang setelah adanya kebakaran.
Ia menambahkan pula bahwa tugas dan fungsi ulama adalah sebagai pelayan masyarakat, khususnya yang menyangkut persoalan-persoalan keumatan yang berkaitan dengan agama. Selain itu juga ia menjadi mitra pemerintah dan membantu program-program pemerintah, khusisnya yang berhubungan dengan program keagamaan.
Selain Musda, kegiatan ini juga diawali dengan seminar yang menghadirkan beberapa narasumber seperti dari unsur TNI, kepolisian, Bawaslu dan Kementerian Agama.
Kontributor: Nur Abdal Patta
