Hikmah Halal Bihalal di ISMI, Ketum: Tekankan Keikhlasan dan Kejujuran dalam Berniaga

Makassar, muisulsel.or.id — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Gurutta Prof. Dr. KH. Najmuddin AS, membawakan hikmah Halal Bihalal pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, Ahad (28/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari para saudagar muslim, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, S.Pd, M.Si, Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan pimpinan organisasi masyarakat Islam. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai jalannya acara Halal Bihalal tersebut.

Dalam penyampaian hikmahnya, KH. Najmuddin AS mengungkapkan bahwa istilah halal bihalal merupakan tradisi khas Indonesia yang tidak dikenal di luar negeri, termasuk di kawasan Jazirah Arab, meskipun berasal dari bahasa Arab.

Ia menjelaskan bahwa makna halal bihalal adalah saling menghalalkan di antara sesama umat Islam atas hal-hal yang mungkin pernah terjadi dalam interaksi kehidupan sehari-hari.

“Bisa saja ada sesuatu yang kita dapatkan dari orang lain, namun tidak sepenuhnya ikhlas. Maka melalui momentum seperti ini, semuanya menjadi halal dan bersih kembali,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengutip kisah seorang sahabat yang meminta kepada Rasulullah agar doanya dikabulkan oleh Allah SWT. Rasulullah, namun beliau hanya menyarankan agar sahabat tersebut memperbaiki dan membersihkan makanannya saja.

Hal itu, menurutnya, menunjukkan bahwa apa yang masuk ke dalam tubuh manusia sangat berpengaruh terhadap diterima atau tidaknya doa.

“Jika yang kita konsumsi bercampur dengan hal yang haram, maka itu bisa menjadi penghalang doa kita,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kejujuran dalam berdagang. Menurutnya, profesi pedagang merupakan salah satu pekerjaan terbaik, selama dijalankan dengan prinsip kejujuran.

“Sebagus-bagus pekerjaan adalah berdagang, dan sebaik-baik pedagang adalah yang jujur dalam perniagaannya,” tambahnya.

Dalam rangkaian acara tersebut, ISMI Sulawesi Selatan juga meluncurkan website resmi organisasi yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Ketua DPRD Sulsel. Selain itu, panitia turut membagikan puluhan hadiah doorprize kepada peserta yang beruntung melalui nomor undian yang telah dibagikan sebelumnya.

Kegiatan Halal Bihalal ini ditutup dengan sesi foto bersama, menandai kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antaranggota serta seluruh peserta yang hadir.

Kontributor: NAP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.